Berita Terbaru
Khitan Ceria Anak Sholeh 2025: Wujud Kepedulian BAZNAS Boyolali untuk Anak Kurang Mampu
BAZNAS Kabupaten Boyolali kembali menggelar kegiatan Khitan Ceria Anak Sholeh 2025 yang berlangsung pada Rabu, 2 Juli 2025 di Kantor Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama dengan TP-PKK Kabupaten Boyolali dan PPNI Kabupaten Boyolali, sebagai bentuk kepedulian kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Boyolali, Agus Irawan, Ketua TP-PKK Kabupaten Boyolali, Kepala Dispermasdes Kabupaten Boyolali, Kepala Disdukcapil Kabupaten Boyolali, Ketua PPNI Kabupaten Boyolali, Camat Ngemplak, Jajaran Forkompinca Kecamatan Ngemplak, Kepala Desa Sindon Kecamatan Ngemplak, serta para orang tua dan keluarga peserta khitan.
Program ini semula menargetkan 100 peserta. Hingga penutupan pendaftaran, tercatat sebanyak 102 peserta yang mendaftar dengan total senilai Rp.107.687.045,- Setiap peserta mendapatkan fasilitas berupa biaya khitan gratis, tas sekolah, alat tulis, baju koko, peci, sarung, dan uang saku senilai Rp250.000.
Selain kegiatan khitan massal, BAZNAS Kabupaten Boyolali juga menyalurkan santunan Anak Yatim kepada 52 penerima, masing-masing mendapatkan Rp250.000 dengan total bantuan sebesar Rp13 juta. Seluruh biaya kegiatan ini bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Boyolali.
Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali Jamal Yazid dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu keluarga kurang mampu dalam mengkhitankan anaknya serta menyiapkan generasi muda yang sehat dan sholeh.
“Tujuan khitanan massal ini adalah membantu keluarga yang kurang mampu untuk mengkhitankan anaknya secara mandiri. Yang kedua, bagaimana menyempurnakan keislaman anak itu sendiri dan untuk menyiapkan generasi muda yang sehat. Karena dengan khitan, akan terjamin kesehatannya,” jelas beliau.
Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada para muzaki (orang-orang yang berzakat) yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas Kabupaten Boyolali.
Sementara itu, Bupati Boyolali, Agus Irawan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih. Untuk anak-anakku yang hari ini mengikuti khitan, saya ucapkan selamat. Kalian adalah anak-anak hebat, berani, dan kelak InsyaAllah menjadi anak-anak yang sholeh yang membanggakan keluarga, masyarakat, dan juga agama,” ungkapnya.
Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Boyolali atas sinergi yang telah terjalin.
“Untuk BAZNAS, terima kasih. Semoga nanti kita ke depannya akan banyak berkolaborasi dengan program-program kita bersama, yang nantinya kita harapkan sangat bermanfaat untuk seluruh keluarga masyarakat Boyolali,” tambahnya.
Tidak lupa, Ketua TP-PKK Kabupaten Boyolali, Dita Agus Irawan, juga turut menyampaikan apresiasi dan harapannya terhadap pelaksanaan kegiatan Khitan Ceria Anak Sholeh 2025.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan Khitan Ceria Anak Sholeh 2025, semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat semua dan saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Boyolali atas kerjasamanya dengan TP-PKK sehingga acara dapat terlaksana dengan lancar” tuturnya.
Melalui Khitan Ceria Anak Sholeh, BAZNAS Kabupaten Boyolali berharap dapat terus hadir, mendukung, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Boyolali, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
BERITA05/07/2025 | humas
BAZNAS Boyolali Gelar Pelatihan Pemulasaran Jenazah Bersama 4 KUA Kecamatan
BAZNAS Kabupaten Boyolali dalam rangka menjalankan salah satu program unggulan yaitu Boyolali Takwa, BAZNAS Kabupaten Boyolali menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pemulasaran Jenazah yang dilaksanakan selama empat hari, mulai tanggal 16 hingga 19 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan kerjasama BAZNAS Boyolali dengan empat Kantor Urusan Agama (KUA) di tingkat kecamatan, yaitu KUA Teras, KUA Sawit, KUA Banyudono, dan KUA Mojosongo.
Pelatihan ini dilaksanakan secara bergilir di masing-masing KUA:
KUA Teras pada tanggal 16 Juni 2025
KUA Sawit pada tanggal 17 Juni 2025
KUA Banyudono pada tanggal 18 Juni 2025
KUA Mojosongo pada tanggal 19 Juni 2025
Masing-masing pelatihan diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, takmir masjid dan kader pengurus jenazah di wilayah setempat.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada masyarakat dalam hal pemulasaran jenazah sesuai dengan syariat Islam. Materi yang disampaikan mencakup tata cara memandikan, mengkafani, menshalatkan, dan menguburkan jenazah, yang dipandu oleh narasumber berpengalaman di bidangnya Ustadz Riyanto.
Antusiasme peserta sangat tinggi di setiap lokasi pelatihan. Mereka aktif berdiskusi dan mengikuti praktik pemulasaran secara langsung, menjadikan pelatihan ini tidak hanya bersifat teoritis namun juga aplikatif.
Ustadz Riyanto, selaku narasumber pelatihan, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk menjawab fenomena yang sering terjadi di masyarakat.
“Selama ini banyak masyarakat yang secara teori mengatakan bisa memulasara jenazah, tapi tidak berani melaksanakannya. Atau sebaliknya, berani membantu tapi belum memiliki kemampuan yang cukup. Pelatihan ini hadir untuk menjawab tantangan tersebut,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa masyarakat di pedesaan masih sangat bergantung pada para modin atau tokoh agama setempat dalam mengurus jenazah. Oleh karena itu, pelatihan ini sangat bermanfaat untuk mencetak kader-kader baru yang siap membantu di tengah masyarakat.
“Khususnya di kampung-kampung, kader pemulasara jenazah sangat dibutuhkan. Harapannya, setelah pelatihan ini, akan muncul relawan-relawan baru yang bisa membantu masyarakat dengan ilmu dan keberanian,” tambahnya.
BAZNAS Kabupaten Boyolali menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini, khususnya kepada KUA Kecamatan Teras, Sawit, Banyudono, Mojosongo dan narasumber pada kegiatan kali ini atas kerja sama yang solid.
Melalui program Boyolali Takwa, BAZNAS terus berkomitmen menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung pada penguatan spiritualitas dan pemberdayaan masyarakat.
BERITA23/06/2025 | humas
Dorong Kemandirian Mustahik Melalui Sektor Peternakan
Boyolali – Rabu, 11 Juni 2025, BAZNAS Kabupaten Boyolali kembali menyalurkan amanah para muzaki melalui kegiatan Pelatihan Budidaya Domba dan Penyerahan Bantuan Ternak kepada kelompok ternak Ashabul Kahfi di Desa Bandung, Kecamatan Wonosegoro. Kegiatan berlangsung di salah satu rumah warga, dan diikuti oleh 27 peserta, terdiri dari 12 orang penerima manfaat dan 15 peserta lainnya yang meliputi Kepala Desa beserta perangkat, narasumber dari Bhineka Farm, mahasiswa KKN, serta dari BAZNAS Kabupaten Boyolali.
Kegiatan ini diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari Kepala Desa Bandung dan Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali. Setelah itu, peserta mendapatkan materi pelatihan budidaya domba yang disampaikan oleh narasumber dari Bhineka Farm. Melalui pelatihan ini, para peserta mendapatkan ilmu seputar cara beternak domba yang baik—mulai dari ngurus pakan, kandang, hingga tips agar dombanya sehat dan berkembang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Boyolali dalam memperluas sektor pemberdayaan ekonomi, tidak hanya melalui bantuan alat usaha, tetapi juga melalui penguatan usaha peternakan. Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali menegaskan bahwa program ini tidak hanya berhenti pada penyerahan bantuan, tetapi akan diikuti dengan pendampingan secara berkala agar usaha budidaya domba dapat berkembang dan memberi manfaat jangka panjang.
“Kami ingin agar bantuan ini tidak hanya berhenti di tahap penyaluran, tetapi benar-benar menjadi langkah awal bagi para mustahik untuk mandiri secara ekonomi. Oleh karena itu, kami juga siapkan program pendampingan lanjutan agar budidaya domba ini bisa berkembang secara berkelanjutan,” ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali dalam sambutannya.
Sebagai penutup, dilakukan penyerahan simbolis bantuan ternak domba kepada para mustahik yang masing-masing menerima 2 ekor domba dalam keadaan bunting. Bantuan ini diberikan sebagai upaya nyata BAZNAS dalam mendorong kemandirian ekonomi melalui sektor peternakan, sekaligus membuka peluang usaha baru yang berkelanjutan.
Salah satu penerima manfaat, Muttaqin, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima.
“Terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Boyolali dan para muzaki. Semoga dengan bantuan domba ini bermanfaat dan berkah bagi warga desa Bandung, Wonosegoro”ujarnya.
BAZNAS Kabupaten Boyolali akan terus mendorong program-program berbasis potensi lokal yang mampu memberikan solusi jangka panjang bagi mustahik. Melalui pendekatan ini, zakat tidak hanya menjadi alat bantu, tapi juga pendorong transformasi sosial dan ekonomi.
BAZNAS Kabupaten Boyolali juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada para muzaki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Karena berkat kalian, kebaikan kayak seperti ini bisa terus berjalan
Mari terus sam-sama kita hadirkan manfaat. BAZNAS Kabupaten Boyolali – dari kita, untuk mereka.
BERITA12/06/2025 | humas
Dorong Kemandirian Mustahik Melalui Sektor Peternakan
Boyolali – Rabu, 11 Juni 2025, BAZNAS Kabupaten Boyolali kembali menyalurkan amanah para muzaki melalui kegiatan Pelatihan Budidaya Domba dan Penyerahan Bantuan Ternak kepada kelompok ternak Ashabul Kahfi di Desa Bandung, Kecamatan Wonosegoro. Kegiatan berlangsung di salah satu rumah warga, dan diikuti oleh 27 peserta, terdiri dari 12 orang penerima manfaat dan 15 peserta lainnya yang meliputi Kepala Desa beserta perangkat, narasumber dari Bhineka Farm, mahasiswa KKN, serta dari BAZNAS Kabupaten Boyolali.
Kegiatan ini diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari Kepala Desa Bandung dan Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali. Setelah itu, peserta mendapatkan materi pelatihan budidaya domba yang disampaikan oleh narasumber dari Bhineka Farm. Melalui pelatihan ini, para peserta mendapatkan ilmu seputar cara beternak domba yang baik—mulai dari ngurus pakan, kandang, hingga tips agar dombanya sehat dan berkembang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Boyolali dalam memperluas sektor pemberdayaan ekonomi, tidak hanya melalui bantuan alat usaha, tetapi juga melalui penguatan usaha peternakan. Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali menegaskan bahwa program ini tidak hanya berhenti pada penyerahan bantuan, tetapi akan diikuti dengan pendampingan secara berkala agar usaha budidaya domba dapat berkembang dan memberi manfaat jangka panjang.
“Kami ingin agar bantuan ini tidak hanya berhenti di tahap penyaluran, tetapi benar-benar menjadi langkah awal bagi para mustahik untuk mandiri secara ekonomi. Oleh karena itu, kami juga siapkan program pendampingan lanjutan agar budidaya domba ini bisa berkembang secara berkelanjutan,” ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali dalam sambutannya.
Sebagai penutup, dilakukan penyerahan simbolis bantuan ternak domba kepada para mustahik yang masing-masing menerima 2 ekor domba dalam keadaan bunting. Bantuan ini diberikan sebagai upaya nyata BAZNAS dalam mendorong kemandirian ekonomi melalui sektor peternakan, sekaligus membuka peluang usaha baru yang berkelanjutan.
Salah satu penerima manfaat, Muttaqin, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima.
“Terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Boyolali dan para muzaki. Semoga dengan bantuan domba ini bermanfaat dan berkah bagi warga desa Bandung, Wonosegoro”ujarnya.
BAZNAS Kabupaten Boyolali akan terus mendorong program-program berbasis potensi lokal yang mampu memberikan solusi jangka panjang bagi mustahik. Melalui pendekatan ini, zakat tidak hanya menjadi alat bantu, tapi juga pendorong transformasi sosial dan ekonomi.
BAZNAS Kabupaten Boyolali juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada para muzaki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Karena berkat kalian, kebaikan kayak seperti ini bisa terus berjalan
Mari terus sam-sama kita hadirkan manfaat. BAZNAS Kabupaten Boyolali – dari kita, untuk mereka.
BERITA11/06/2025 | Humas
BAZNAS Boyolali Wujudkan Pemberdayaan Mustahik Lewat Bantuan Alat Usaha
Boyolali – BAZNAS Kabupaten Boyolali kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemandirian ekonomi mustahik sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi melalui program zakat produktif. Kegiatan penyerahan bantuan ini dilaksanakan dalam dua tahap, bertempat di halaman Kantor BAZNAS Kabupaten Boyolali.
Pada hari Jumat, 16 Mei 2025, BAZNAS Boyolali menyerahkan bantuan alat usaha kepada 16 mustahik dengan total nilai penyaluran sebesar Rp44.119.102. Penyaluran tahap kedua dilaksanakan pada Rabu, 21 Mei 2025, dengan jumlah penerima yang sama, yaitu 16 mustahik, dan total bantuan sebesar Rp41.800.000. Dengan demikian, total penerima bantuan mencapai 32 mustahik dengan nilai bantuan keseluruhan sebesar Rp85.919.102.
Adapun jenis bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi usaha masing-masing mustahik, meliputi:
Gerobak HIK
Mesin obras
Mesin jahit
Perlengkapan alat tukang
Perlengkapan salon
Setrika uap
Alat las
Program bantuan alat usaha ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS Boyolali dalam membantu para mustahik agar dapat mandiri secara ekonomi dan naik kelas menjadi muzakki di masa depan. Selain pemberian bantuan, mustahik juga akan mendapatkan pendampingan untuk memastikan keberlangsungan usaha mereka.
BAZNAS Kabupaten Boyolali mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzaki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Amanah yang Bapak/Ibu titipkan telah kami salurkan kepada para mustahik yang membutuhkan, dalam bentuk bantuan alat usaha yang insyaallah akan mendukung kemandirian ekonomi mereka.
Kami berharap, setiap rupiah yang disalurkan menjadi pemberat amal kebaikan dan mendatangkan keberkahan dalam kehidupan para muzaki. Semoga Allah SWT membalas kebaikan para dermawan dengan limpahan rezeki yang halal, berkah, dan berlipat ganda.
Mari terus kita kuatkan sinergi kebaikan ini, karena dengan zakat yang dikelola secara amanah dan profesional, kita tidak hanya membantu, tapi juga memberdayakan.
BERITA25/05/2025 | humas
TMMD Sengkuyung Tahap II 2025 Resmi Dimulai di Desa Kayen, Boyolali
Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2025 resmi dimulai di Desa Kayen, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali. Program yang melibatkan personel TNI bersama masyarakat ini akan berlangsung selama hampir satu bulan, mulai Selasa (6/5/2025) hingga Selasa (3/6/2025).
Pembukaan TMMD ditandai dengan upacara di lapangan desa setempat, yang dihadiri Bupati Boyolali Agus Irawan, Ketua TP PKK Kabupaten Boyolali Dita Agus Irawan, serta Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Wiweko Wulang Widodo.
Dalam sambutannya, Dandim menyampaikan bahwa program ini mencakup betonisasi jalan sepanjang 873 meter dengan lebar 4 meter dan ketebalan 15 sentimeter. Selain itu, dilakukan pula betonisasi tambahan sepanjang 18,5 meter dengan lebar 7,75 meter. TMMD juga mencakup kegiatan non-fisik seperti penyuluhan dan pembinaan masyarakat.
Bupati Agus Irawan menegaskan bahwa tema TMMD kali ini, “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”, sejalan dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Boyolali. Ia menekankan bahwa pembangunan bukan hanya fisik, tetapi juga menyasar pembangunan mental dan sosial masyarakat.
“Tema ini bukan hanya sekedar slogan tetapi merupakan sebuah komitmen yang tulus dari kami untuk memastikan bahwa seluruh wilayah baik di perkotaan maupun di pedesaan mendapatkan perhatian yang adil dan merata dalam pembangunan. Bukan hanya dalam bentuk pembangunan fisik tetai juga membangun mental dan juga sosial masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga mengajak warga untuk menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Boyolali turut berpartisipasi dengan menyalurkan bantuan paket sembako kepada 50 mustahik di Desa Kayen. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp9.887.500,-.
Warga Desa Kayen, Supardi, mengungkapkan rasa terima kasih atas pembangunan dan bantuan yang diberikan. Menurutnya, jalan yang kini mulai dibangun akan sangat membantu mobilitas warga, terutama untuk mengakses wilayah sekitar seperti Kabupaten Grobogan dan Desa Jerukan.
“Alhamdulillah masyarakat disini sangat berterimakasih adanya pembangunan tmmd karena masyarakat disini sudah haus pembangunan. Senang. Bangga dengan adanya tmmd,” ujarnya.
Program TMMD Sengkuyung Tahap II ini didanai dari tiga sumber: APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp228 juta, APBD Kabupaten Boyolali sebesar Rp500 juta, dan swadaya masyarakat sebesar Rp50 juta. Total anggaran yang digunakan mencapai Rp778 juta.
BERITA07/05/2025 | humas
Pemkab Boyolali Gelar Apel Siaga, Perkuat Sinergi Hadapi Potensi Bencana
Pemerintah Kabupaten Boyolali menggelar Apel Siaga Penanggulangan Bencana Tahun 2025 di Lapangan Alun-Alun Pancasila, Kecamatan Cepogo, Sabtu (26/04/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh elemen dalam menghadapi potensi bencana alam di wilayah Boyolali.
Apel siaga ini diikuti oleh berbagai unsur, di antaranya Satu Pleton Personel Kodim 0724/Boyolali, Satu Pleton Personel Polres Boyolali, anggota PMI dan Satpol PP Kabupaten Boyolali, BPD Kabupaten Boyolali, Tenaga Kesehatan Kecamatan Cepogo, Relawan Dari Berbagai Wilayah (termasuk BAZNAS Kabupaten Boyolali), anggota Linmas, serta tamu undangan.
Bertindak sebagai pemimpin apel, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali, Wiwis Tristiwi Handayani, menegaskan pentingnya sinergi antar lini dalam penanggulangan bencana. Ia menekankan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga mem“Tanamkan semangat membangun Boyolali yang tangguh bencana dengan semangat menata bersama, melangkah bersama penuh totalitas,” tegas Wiwis dalam amanatnya.
Senada dengan Sekda, Dandim 0724/Boyolali, Letkol Inf Wiweko Wulang Widodo, juga menegaskan komitmen TNI dalam mendukung upaya kesiapsiagaan bencana. Ia menyampaikan bahwa Kodim 0724/Boyolali telah menerjunkan personel dan siap bersinergi dalam setiap upaya penanggulangan bencana.
“Kegiatan apel gelar pasukan siaga bencana ini bertujuan untuk menunjukkan kesiapsiagaan dalam melaksanakan penanggulangan bencana, kesiapan personel, materiil, sarana prasarana, serta sinergitas antar satuan dalam melaksanakan tugas di wilayah Kabupaten Boyolali,” pungkasnya.
Dengan dilaksanakannya apel siaga ini, diharapkan seluruh komponen di Boyolali semakin solid dan responsif dalam menghadapi berbagai potensi bencana, guna mewujudkan Boyolali yang lebih tangguh dan siap menghadapi tantangan ke depan.butuhkan peran aktif masyarakat, dunia usaha, dan semua pihak terkait.
BERITA28/04/2025 | humas
BKM Desa Cepogo Serahkan Donasi Palestina Senilai Rp58,35 Juta ke BAZNAS Boyolali
Kepedulian masyarakat Desa Cepogo terhadap krisis kemanusiaan di Palestina diwujudkan melalui aksi nyata. Rabu (16/4), Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Desa Cepogo secara resmi menyerahkan donasi sebesar Rp58.350.000 kepada BAZNAS Kabupaten Boyolali, untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat Palestina.
Penyerahan dilakukan secara simbolis di Kantor Desa Cepogo pada pukul 10.00 WIB dan dihadiri oleh Kepala Desa Cepogo, jajaran pengurus BKM, serta Ketua dan Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Boyolali.
Ketua BKM Desa Cepogo menjelaskan bahwa dana yang terkumpul merupakan hasil dari sebagian infak jamaah masjid warga desa cepogo. “Bismillah Kami atas nama BKM Desa Cepogo menghaturkan sekedap sebagian dari infak masyarat muslim muslimat desa cepogo, untuk diserahkan kepada BAZNAS Kabupaten Boyolali, untuk itu mohon diterima dan disalurkan kepada yang berhak menerima yaitu palestina”. tutrunya
BAZNAS Kabupaten Boyolali, sebagai lembaga resmi penyalur zakat, infak, sedekah, dan donasi kemanusiaan, menyambut baik kepercayaan yang diberikan. Ketua BAZNAS Boyolali menegaskan bahwa seluruh bantuan akan disalurkan sebagai mana mestinya. “Kami dari BAZNAS Kabupaten Boyolali Mengucapkan banyak terimakasih teriring do’a Jazakumullah Khairan Katsiran Wa Jazakumullah Ahsanal Jaza, mudah-mudahan menjadi amalan sholihan maqbulan ‘indallah dan mudah mudahan sebagian yang disalurkan merupakan bentuk ketaatan dan keimanan kita kepada Allah dan kami akan menyalurkan kepada yang berhak menerima serta kami berharap kebaikan/kegiatan ini terus berkesinambungan kedepannya” tuturnya.
Acara ditutup dengan penyerahan simbolis bantuan dan doa bersama untuk keselamatan rakyat Palestina. Penyaluran donasi ini menjadi bukti bahwa empati dan aksi kemanusiaan mampu menyatukan masyarakat, bahkan lintas negara.
BERITA16/04/2025 | humas
Pelepasan 157 Santri Lirboyo dari Boyolali
Suasana haru dan khidmat menyelimuti kegiatan halal bihalal sekaligus pelepasan santri Pondok Pesantren Lirboyo yang digelar di Gedung NU Center, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, Senin (14/4/2025).
Acara yang dimulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB ini menjadi momentum penuh makna bagi para santri dan wali santri yang hadir. Sebanyak 157 santri diberangkatkan kembali ke Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. Dari jumlah tersebut, 137 santri diberangkatkan menggunakan tiga armada bus, salah satunya merupakan bantuan dari BAZNAS Kabupaten Boyolali. Sementara 20 santri lainnya menggunakan kendaraan travel.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus Himpunan Alumni Santri Lirboyo (HIMASAL), Ketua Lembaga Itihadul Mubalig, H. Hafidz Zaini, serta Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Boyolali.
Dalam sambutannya, para tokoh menyampaikan doa dan pesan kepada para santri agar senantiasa menjaga semangat menuntut ilmu, menjaga nama baik daerah asal, serta menjadi generasi penerus yang membawa nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil alamin.
Seperti hal yang disampaikan oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Boyolali, Mulyanto, dalam kesempatan tersebut memberikan pesan semangat kepada para santri.
“Niat yang kuat, jangan terlalu banyak mengeluh, belajar dengan semangat. Insyaallah hasil tidak akan pernah berkhianat. Selamat menempuh pendidikan di pondok pesantren. Kalian kami tunggu darma bakti kalian untuk membangun Boyolali di masa yang akan datang,” tuturnya.
Pemberangkatan santri ke Lirboyo ini menjadi agenda rutin tahunan yang selalu disambut dengan antusias oleh para orang tua, alumni, serta masyarakat sekitar. Tak hanya menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menegaskan kuatnya ikatan emosional antara santri, alumni, dan lembaga pendidikan pesantren yang telah melahirkan banyak tokoh agama dan masyarakat.
BERITA15/04/2025 | humas
Pesantren Ramadhan Bahagia 2025: BAZNAS Boyolali Libatkan 180 Santri
Boyolali – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1446 H, BAZNAS Kabupaten Boyolali kembali menghadirkan program tahunan bertajuk Pesantren Ramadhan Bahagia. Program ini dilaksanakan mulai 3 Maret hingga 24 Maret 2025, di tiga lokasi masjid terpilih di wilayah Kabupaten Boyolali.
Tiga masjid yang menjadi tempat pelaksanaan kegiatan ini antara lain:
Masjid Ar-Rahman – Surodadi, Siswodipuran
Masjid An-Nur – Plosokerep, Winong
Masjid Al-Fatah – Perum BSP, Karanggeneng
Setiap lokasi diikuti oleh 60 santri, sehingga total peserta mencapai 180 santri dari kalangan anak-anak dan remaja. Pada pembukaan kegiatan, para santri menerima perlengkapan belajar berupa tas, alat tulis, dan kitab-kitab keagamaan yang disalurkan langsung oleh BAZNAS Kabupaten Boyolali.
Acara pembukaan dan penutupan pesantren turut dihadiri oleh Ketua/Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali, Ketua UPZ Masjid, takmir masjid, serta para ustadz dan ustadzah yang mendampingi santri selama pelaksanaan program. Kegiatan ini menjadi simbol kolaborasi nyata antara BAZNAS dan UPZ masjid dalam membina generasi muda selama Ramadhan.
Selain pembelajaran agama seperti tadarus Al-Qur’an, fiqih dasar, doa harian, dan praktik ibadah, para santri juga diajak untuk membentuk karakter positif melalui aktivitas edukatif yang menyenangkan.
Pemilihan ketiga masjid sebagai lokasi pesantren bukan dilakukan secara acak, melainkan melalui proses seleksi yang dilakukan BAZNAS Boyolali. Ketua BAZNAS menyampaikan bahwa hanya UPZ Masjid yang memenuhi syarat dan dinilai aktif yang dapat menjadi lokasi program.
“Pesantren Ramadhan ini tidak berlaku umum. BAZNAS Boyolali memiliki banyak UPZ Masjid, namun hanya yang memenuhi syarat dan ketentuan yang bisa mengikuti. Kami selalu melakukan penilaian, terutama soal ketertiban administrasi dan kinerja. Dari sana, kami hanya memilih tiga UPZ terbaik setiap tahun,” ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali.
“Tiga UPZ Masjid yang terpilih tahun ini termasuk kategori baik, artinya sudah menjalankan tugasnya dengan baik dalam membantu BAZNAS—baik dalam pengumpulan maupun fasilitasi zakat di lingkungan masing-masing,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Boyolali berharap dapat membentuk generasi muda yang cerdas secara spiritual, berakhlak mulia, dan mencintai masjid serta Al-Qur’an. Pesantren Ramadhan Bahagia menjadi bukti nyata bahwa dana zakat yang dikelola dengan baik, dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya di momen istimewa bulan Ramadhan.
BERITA10/04/2025 | Humas
BAZNAS Boyolali Berkontribusi dalam Tarling Pemkab Boyolali 2025
Pada momentum Ramadan tahun 2025 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali memanfaatkan bulan penuh berkah ini dengan menggelar Tarawih Keliling (Tarling) bersama Bupati Boyolali, Agus Irawan, dan Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menjalankan ibadah Ramadan.
Agenda Tarawih Keliling (Tarling) 2025 dilaksanakan di 22 kecamatan Kabupaten Boyolali dengan pembagian dalam dua tim. Tim I dipimpin oleh Bupati Boyolali, Agus Irawan, sedangkan Tim II dipimpin oleh Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana. Kegiatan ini berlangsung mulai Senin (3/3/2025) hingga Rabu (26/3/2025), dengan lokasi pelaksanaan di masjid-masjid yang telah ditentukan di masing-masing kecamatan. Tarling menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus wadah untuk memperkuat nilai-nilai keislaman serta menyampaikan berbagai program pembangunan daerah.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Boyolali berperan aktif dalam mendukung kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) Pemerintah Kabupaten Boyolali tahun 2025. Melalui momentum tersebut, BAZNAS menyalurkan berbagai bentuk bantuan kepada masyarakat dan lembaga keagamaan yang tersebar di 22 kecamatan di Boyolali.
Adapun bantuan yang disalurkan terdiri dari:
Bantuan Jaminan Hidup disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di 22 kecamatan se-Kabupaten Boyolali, dengan total penerima sebanyak 267 mustahik. Setiap mustahik menerima bantuan senilai Rp600.000, sehingga total bantuan yang telah disalurkan mencapai Rp.160.200.000. Bantuan ini bertujuan untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadan.
Bantuan 1 unit Generator Set (Genset) untuk masjid-masjid yang telah ditentukan di 22 kecamatan, dengan nilai per unit Rp1.950.000, sehingga total bantuan mencapai Rp.42.900.000. Bantuan ini diberikan untuk mendukung kelancaran kegiatan ibadah.
Bantuan untuk Takmir/Da’i, masing-masing kecamatan menerima bantuan untuk 5 orang penerima manfaat, dengan total keseluruhan 110 orang takmir/da’i. Setiap penerima mendapat bantuan senilai Rp500.000, sehingga total bantuan yang diberikan sebesar Rp.55.000.000. Bantuan ini diberikan kepada para penggerak syiar Islam di tingkat masyarakat.
Dengan terlaksananya kegiatan Tarawih Keliling ini, diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, serta meningkatkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial selama bulan Ramadan. Selain itu, melalui bantuan yang disalurkan oleh BAZNAS Kabupaten Boyolali, diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi para mustahik dan mendukung peran aktif masjid serta para da’i dalam membangun spiritualitas umat di lingkungan masing-masing.
BERITA09/04/2025 | Humas
Polres Boyolali Serahkan Zakat Fitrah Dan THR Senilai 92.300.000
Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan dan memperkuat solidaritas sosial, Kepolisian Resor (Polres) Boyolali menyalurkan zakat fitrah dan zakat tunjangan hari raya (THR) kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Boyolali. Penyaluran zakat ini dilakukan pada Rabu (26/3/2025) dengan total nilai mencapai Rp92.300.000.
Penyerahan zakat secara simbolis dilakukan langsung oleh Kapolres Boyolali AKBP Rosyid Hartanto kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali, Jamal Yazid berlangsung di Lobby Polres Boyolali. Turut hadir dalam kegiatan ini Wakapolres Boyolali Kompol Nunung Farmadi, Pejabat Utama (PJU) Polres Boyolali, serta perwakilan anggota BAZNAS Kabupaten Boyolali.
Zakat yang diserahkan berupa zakat fitrah dari seluruh anggota Polres Boyolali serta zakat tunjangan hari raya (THR), yang dikumpulkan dan dikelola untuk selanjutnya didistribusikan oleh BAZNAS kepada para mustahik yang berhak menerima.
Dalam sambutannya, Kapolres Boyolali menyampaikan bahwa penyaluran zakat ini merupakan bentuk kepedulian sosial Polres Boyolali terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap zakat yang kami serahkan dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, sekaligus menjadi ladang amal bagi seluruh anggota Polres Boyolali. Semoga melalui kegiatan ini, kita semakin mempererat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Kapolres.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan Polres Boyolali kepada BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat.
“Kami berterima kasih kepada Kapolres Boyolali dan seluruh jajarannya atas amanah yang telah diberikan kepada kami. InsyaAllah, zakat ini akan kami distribusikan kepada yang berhak menerimanya dengan sebaik-baiknya. Semoga kebaikan ini membawa berkah bagi kita semua,” terang jamal yazid
Acara diakhiri dengan doa bersama, penandatanganan berkas serah terima, penyerahan zakat secara simbolis, serta sesi foto bersama. Kegiatan berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif.
Melalui kerja sama ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial semakin tumbuh, serta membawa keberkahan bagi semua pihak, khususnya dalam menyambut hari kemenangan Idul fitri.
BERITA09/04/2025 | Humas
BAZNAS Boyolali Berpartisipasi dalam Program Mudik Lebaran Gratis Pemkab Boyolali 2025
Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali kembali menghadirkan program Mudik Lebaran Gratis Tahun 2025 bagi masyarakat perantauan. Program ini bertujuan untuk memfasilitasi warga Boyolali yang berada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) agar dapat pulang kampung dan merayakan Lebaran bersama keluarga.
Sebagai bagian dari program ini, sembilan armada bus telah diberangkatkan menuju Jakarta pada Selasa (25/3/2025) dari depan Kantor Bupati Boyolali. Para pemudik dijadwalkan berkumpul di Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, sebelum diberangkatkan kembali ke Kabupaten Boyolali. Bus-bus ini diperkirakan akan tiba di Boyolali pada Kamis (27/3/2025) dini hari.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah kepada warganya di perantauan.
“Ini sebagai bentuk perhatian kita kepada keluarga (Boyolali) yang ada di Jakarta. Bus-bus ini akan menjemput keluarga kita yang berada di Jakarta untuk kembali ke Boyolali. Semoga diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran dalam perjalanan menuju Kabupaten Boyolali. Semoga dari kru, bus, dan penumpang diberikan kesehatan serta keselamatan, dan lancar sampai di rumah masing-masing,” ujar Dwi Fajar Nirwana.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa meskipun tidak ada penyambutan khusus, Pemkab Boyolali telah mempercantik kota dengan Boyolali City Light (BCL) sebagai bentuk sambutan bagi para pemudik yang kembali ke kampung halaman
Dalam pelaksanaan Mudik Lebaran Gratis Tahun 2025, Pemkab Boyolali menyediakan lima bus, sementara empat bus lainnya merupakan kontribusi dari Paguyuban Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Boyolali, dan salah satunya berasal dari BAZNAS Kabupaten Boyolali.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, BAZNAS Boyolali turut menyediakan satu unit bus serta memberikan hidangan Ramadhan Bahagia bagi 480 pemudik selama perjalanan dengan total senilai Rp. 7.200.000,-.
Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali, Jamal Yazid, berharap program ini dapat membantu para pemudik agar bisa kembali ke kampung halaman dengan nyaman dan selamat.
“Sebagai wujud partisipasi dari BAZNAS Kabupaten Boyolali dalam rangka menjemput saudara-saudara kita yang mau mudik dari Jakarta, BAZNAS berkontribusi menyediakan satu bus dan hidangan ramadhan Bahagia dengan total sebesar Rp7.200.000. Kami berharap mudah-mudahan mudik ini berjalan lancar, menyenangkan, dan para pemudik bisa bertemu keluarga dalam keadaan sehat wal’afiat,” ujar Jamal Yazid.
Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki yang telah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS, sehingga berbagai program kemaslahatan, termasuk fasilitas mudik ini, dapat terlaksana dengan baik.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada para muzaki yang telah menitipkan zakatnya melalui BAZNAS. Kami berupaya sekuat tenaga untuk mentasyarufkan dengan sebaik-baiknya” tambahnya.
Sebagai tambahan informasi, masyarakat yang mengikuti program mudik gratis ini telah mendaftar ke koordinator wilayah (Korwil) paguyuban perantauan Boyolali di Jabodetabek. Sehingga peserta mudik gratis dapat berkomunikasi dan cepat mendapat informasi terkait program mudik gratis.
BERITA26/03/2025 | Humas
BAZNAS Kabupaten Boyolali turut berpartisipasi dengan mengirimkan 77 “Paket Ramadhan Bahagia”
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Pemerintah Kabupaten Boyolali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat kurang mampu dengan menyalurkan bantuan sembako dan bahan pokok lainnya. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 18 Maret 2025, dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana kepada penerima manfaat yang terdiri dari tenaga kebersihan, buruh gendong, dan petugas parkir di area pasar lingkungan Kabupaten Boyolali.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Boyolali menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk apresiasi dan kepedulian Pemkab Boyolali terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok, terutama menjelang Hari Raya.
“Kegiatan ini merupakan apresiasi dan kepedulian dari Pemerintah Kabupaten Boyolali untuk masyarakat yang terdampak langsung betapa sulitnya pemenuhan kebutuhan, utamanya menjelang Hari Raya Idul Fitri. Semoga apa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Boyolali ini bisa membantu meringankan beban,” ungkapnya.
Senada, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali, Wiwis Trisiwi Handayani menjelaskan bahwa kegiatan tersebut telah rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Untuk tahun 2025, terdapat 572 paket bingkisan untuk buruh gendong dan petugas kebersihan. (https://boyolali.go.id/news/buruh-gendong-dan-petugas-kebersihan-terima-bingkisan-lebaran)
Dalam kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Boyolali turut berpartisipasi dengan mengirimkan 77 “Paket Ramadhan Bahagia’ yang berisi bahan kebutuhan pokok bagi penerima manfaat. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan sedikit keringanan bagi mereka yang berjuang di sektor informal.
Acara berlangsung dengan penuh rasa syukur dari para penerima bantuan. Salah satu buruh gendong yang menerima paket sembako mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Alhamdulillah mendapat bingkisan. Bisa meringankan beban. Ini untuk keluarga saya. Terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Boyolali,” katanya. (Tim Liputan Pemerintah Boyolali)
BERITA19/03/2025 | Humas
Sosialisasi Pengelolaan ZIS UPZ Masjid se Kecematan Selo
BAZNAS Kabupaten Boyolali, bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Selo, menggelar sosialisasi mengenai pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) pada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 13 Februari 2025, di Aula Kecamatan Selo ini dihadiri oleh 48 peserta yang berasal dari pengurus masjid, takmir masjid, dan perwakilan UPZ di Kecamatan Selo.
Acara dibuka dengan sambutan dari Sekretaris Camat Selo yang mewakili Camat Selo. Dalam sambutannya, Sekretaris Camat menyampaikan pentingnya pengelolaan ZIS yang transparan dan akuntabel untuk kesejahteraan umat. Beliau juga berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya zakat dalam memberdayakan perekonomian umat.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan paparan materi pengelolaan zakat secara umum oleh narasumber dari BAZNAS Boyolali. Materi ini mencakup mekanisme pengumpulan, pendistribusian, serta pengawasan dana zakat, infak, dan sedekah yang harus dilakukan sesuai dengan prinsip syariah dan peraturan yang berlaku.
Selanjutnya, peserta mendapatkan paparan mengenai pembentukan UPZ Masjid. Dalam sesi ini, peserta diajak untuk memahami peran penting UPZ dalam mengoptimalkan pengumpulan dan pendistribusian ZIS di masjid. Hal ini bertujuan agar pengelolaan zakat di masjid berjalan lebih terorganisir dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi, di mana peserta diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi langsung dengan narasumber mengenai tantangan dan solusi dalam pengelolaan ZIS di masjid. Diskusi ini menjadi ajang tukar pikiran antara pengurus masjid dan pihak BAZNAS untuk mencari solusi bersama.
Sosialisasi ditutup dengan penutupan yang disampaikan oleh perwakilan KUA Kecamatan Selo. Penutupan ini mengingatkan peserta untuk terus mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan ZIS, serta menjaga kerjasama yang baik antara masjid, KUA, dan BAZNAS Boyolali.
Dengan terlaksananya sosialisasi ini, diharapkan pengelolaan ZIS di masjid-masjid Kecamatan Selo dapat semakin optimal dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA17/02/2025 | Humas
BAZNAS Boyolali Kembali Raih Opini WTP !!
Boyolali – Kabar baik datang dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Boyolali! Lembaga yang mengelola zakat di Kota Susu ini kembali sukses meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun 2024.
Hasil audit ini diserahkan langsung oleh Drs. H. Soekamto, Ak, M.Si, CFrA, CPA, CA, CPI dari Kantor Akuntan Publik (KAP) Soekamto, Adi, Syahril & Rekan kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali, Drs. Jamal Yazid, M.Si, pada 3 Februari 2025.
Opini WTP sendiri diberikan setelah KAP melakukan audit menyeluruh terhadap laporan keuangan BAZNAS Boyolali, termasuk laporan posisi keuangan, perubahan dana, dan arus kas. Hasilnya? Semua laporan keuangan dinyatakan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) di Indonesia, tanpa ada pengecualian!
Opini WTP dalam audit laporan keuangan BAZNAS Kabupaten Boyolali oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Soekamto Adi Syahril dan Rekan telah diraih BAZNAS Kabupaten Boyolali sejak tahun 2018 hingga laporan Tahun 2024 ini.
“Saya selaku pimpinan BAZNAS Kabupaten Boyolali tentunya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pimpinan dan para pelaksana yang bekerja keras dan cerdas sehingga mampu mempertanggungjawabkan tugasnya tepat waktu” ujar Drs. Jamal Yazid, M.Si.
Dengan diraihnya opini WTP ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang percaya dan semakin semangat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Boyolali. Yuk, berbagi kebaikan untuk mereka yang membutuhkan!
BERITA12/02/2025 | Humas
Bersih & Sehat! BAZNAS Boyolali Salurkan Bantuan Sanitasi di Desa Gubug
Cepogo, 13 Januari 2025 – Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali bersama Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan melaksanakan penyerahan bantuan sanitasi dan air bersih senilai Rp10.000.000 di Desa Gubug, Kecamatan Cepogo, pada Senin (13/1).
Bantuan ini merupakan bagian dari program Boyolali Sehat, yang bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap fasilitas sanitasi yang layak dan ketersediaan air bersih. Penyerahan dilakukan secara langsung kepada perwakilan warga Desa Gubug, dengan harapan bantuan ini dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali menyampaikan bahwa bantuan ini adalah bentuk kepedulian BAZNAS terhadap kebutuhan dasar masyarakat. “Kami berharap dengan adanya bantuan ini, masyarakat Desa Gubug dapat memiliki akses sanitasi dan air bersih yang lebih baik, sehingga kesehatan mereka pun lebih terjaga,” ujarnya.
Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan menambahkan bahwa bantuan ini adalah hasil dari amanah para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. “Kami ingin memastikan bahwa setiap ZIS yang diterima dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Bantuan sanitasi dan air bersih ini adalah salah satu wujud komitmen kami untuk meningkatkan kesejahteraan umat,” jelasnya.
Semoga langkah kecil ini membawa manfaat besar bagi warga Desa Gubug dan menjadi keberkahan untuk kita semua. Terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS Boyolali.
BERITA03/02/2025 | Humas
Pantau Langsung! Monitoring Bantuan Z-Auto Desa Genting
Cepogo, 13 Januari 2025 – Dalam upaya memastikan program bantuan berjalan sesuai tujuan, Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali bersama Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan melaksanakan monitoring program Z-Auto di Desa Genting, Kecamatan Cepogo, pada Senin (13/1).
Kunjungan ini dilakukan untuk memantau langsung efektivitas bantuan Z-Auto, sebuah program inovasi pemberdayaan ekonomi yang dirancang untuk membantu mustahik meningkatkan produktivitas dan kemandirian. Dalam monitoring tersebut, tim BAZNAS berdialog dengan para penerima manfaat untuk mengetahui perkembangan usaha mereka setelah menerima bantuan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali menyampaikan bahwa monitoring ini penting untuk memastikan bahwa bantuan tidak hanya diterima, tetapi juga dimanfaatkan secara optimal. “Kami ingin memastikan bahwa bantuan Z-Auto ini benar-benar berdampak positif bagi para mustahik. Dengan monitoring langsung seperti ini, kami dapat melihat secara nyata hasil dari program yang telah dijalankan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan menambahkan bahwa program Z-Auto adalah bagian dari komitmen BAZNAS Boyolali untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Program ini bertujuan untuk mendorong mustahik agar lebih produktif dan mandiri. Kami juga memberikan pendampingan agar mereka dapat mengatasi tantangan yang dihadapi dalam usaha mereka,” jelasnya.
Bayu Fatoni selaku penerima manfaat mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan yang telah diterima “Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu. Terima kasih kepada BAZNAS Indonesia, BAZNAS Jawa Tengah dan BAZNAS Boyolali yang telah memberikan kepercayaan ini,” tuturnya.
BERITA03/02/2025 | Humas

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kabupaten Boyolali.
Lihat Daftar Rekening →