WhatsApp Icon
BAZNAS RI Menegaskan Bahwa Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Menegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG

Senin, 23 Februari 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan bahwa dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang terkumpul dari masyarakat tidak akan dialokasikan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan oleh Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, yang menjelaskan bahwa penggunaan dana ZIS memiliki aturan yang sudah jelas dan tidak boleh disviakan dari ketentuan syariat Islam yang berlaku.

Rizaludin menegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang disalurkan kepada BAZNAS akan digunakan sepenuhnya untuk kepentingan umat sesuai dengan ketentuan delapan asnaf yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. Ia mengingatkan bahwa ZIS hanya boleh diperuntukkan bagi delapan golongan penerima, antara lain fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharimin, fisabilillah, serta ibnu sabil.

Rizaludin juga menjelaskan perbedaan antara program MBG yang didanai oleh anggaran negara dan pengelolaan zakat yang dikelola oleh BAZNAS. Ia menekankan bahwa dana zakat tidak bisa dialihkan untuk program di luar kategori asnaf, termasuk program MBG. Pengelolaan zakat di BAZNAS tetap mengikuti prinsip 3A, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, untuk memastikan bahwa pengelolaan zakat sesuai dengan ajaran agama dan hukum serta mendukung kepentingan bangsa.

Rizaludin menambahkan bahwa program pendistribusian dan pendayagunaan ZIS yang dijalankan oleh BAZNAS difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan mengutamakan pengentasan kemiskinan, akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan yang termasuk dalam delapan asnaf.

BAZNAS juga menjamin transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana zakat melalui pelaporan dan audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Masyarakat dapat mengakses laporan secara keseluruhan melalui website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id.

27/02/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Kabupaten Boyolali Salurkan Bantuan Alat Usaha Senilai Rp40 Juta untuk 13 Mustahik Melalui Program Boyolali Makmur

Boyolali, 3 Juli 2025 —  Sabagai wujud kepedulian terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi mustahik, BAZNAS kabupaten Boyolali kembali menyampaikan amanah dari para muzaki dalam pemberdayaan ekonomi mustahik melalui program Boyolali Makmur. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 3 Juli 2025, bertempat di halaman Kantor BAZNAS Kabupaten Boyolali.

Acara diawali dengan pembinaan dan motivasi yang disampaikan langsung oleh Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali. Dalam kesempatan ini, Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali berpesan agar mustahik selalu menjaga kebersihan dagangan, menjual barang yang halal, dan melayani pembeli dengan sikap ramah. 

"Sekarang ini persaingan usaha sangat ketat, oleh karena itu kita harus lebih aktif, ramah, dan rajin menawarkan dagangan" ujarnya.

Tak hanya itu, Ketua BAZNAS juga berpesan agar selain berikhtiar melalui usaha lahir, para mustahik juga memperkuat usaha batin dengan ikut pengajian, memperbanyak doa, dan mengingatkan para mustahik agar tetap menyisihkan sebagian penghasilan untuk berinfak, sebagai bentuk rasa syukur, sehingga usaha yang dijalankan senantiasa mendapatkan keberkahan dan kemudahan dari Allah SWT. Dengan pesan ini, diharapkan para mustahik tidak hanya sukses dalam mengelola usaha, tetapi juga tetap menjaga nilai-nilai keislaman sebagai pedoman dalam setiap langkahnya.

Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali, Suyatno juga menambahkan bahwa pemberian bantuan alat usaha ini diiringi pembinaan secara berkala agar para mustahik tidak hanya menerima modal, tetapi juga memiliki pemahaman yang memadai untuk mengelola dan mengembangkan usaha mereka.

Setelah pembinaan, dilakukan penyerahan bantuan berupa alat usaha kepada 13 mustahik dengan total nilai sebesar Rp.40.021.880. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung pengembangan usaha yang dijalankan oleh para mustahik, sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan taraf hidup mereka.

Melalui program Boyolali Makmur, BAZNAS Kabupaten Boyolali terus berkomitmen untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, mengurangi angka kemiskinan, dan membangun kemandirian ekonomi umat. Kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata bahwa zakat tidak hanya untuk konsumsi, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan mustahik agar mampu mandiri dan berdaya saing.

Dengan langkah ini, diharapkan Boyolali dapat semakin maju, makmur, dan sejahtera.

07/11/2025 | Kontributor: Humas
BAZNAS Boyolali Gelar Pelatihan Pemulasaran Jenazah Bersama 4 KUA Kecamatan

BAZNAS Kabupaten Boyolali dalam rangka menjalankan salah satu program unggulan yaitu Boyolali Takwa, BAZNAS Kabupaten Boyolali menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pemulasaran Jenazah yang dilaksanakan selama empat hari, mulai tanggal 16 hingga 19 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan kerjasama BAZNAS Boyolali dengan empat Kantor Urusan Agama (KUA) di tingkat kecamatan, yaitu KUA Teras, KUA Sawit, KUA Banyudono, dan KUA Mojosongo.

Pelatihan ini dilaksanakan secara bergilir di masing-masing KUA:

  • KUA Teras pada tanggal 16 Juni 2025
  • KUA Sawit pada tanggal 17 Juni 2025
  • KUA Banyudono pada tanggal 18 Juni 2025
  • KUA Mojosongo pada tanggal 19 Juni 2025

Masing-masing pelatihan diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, takmir masjid dan kader pengurus jenazah di wilayah setempat.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada masyarakat dalam hal pemulasaran jenazah sesuai dengan syariat Islam. Materi yang disampaikan mencakup tata cara memandikan, mengkafani, menshalatkan, dan menguburkan jenazah, yang dipandu oleh narasumber berpengalaman di bidangnya Ustadz Riyanto.

Antusiasme peserta sangat tinggi di setiap lokasi pelatihan. Mereka aktif berdiskusi dan mengikuti praktik pemulasaran secara langsung, menjadikan pelatihan ini tidak hanya bersifat teoritis namun juga aplikatif.

Ustadz Riyanto, selaku narasumber pelatihan, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk menjawab fenomena yang sering terjadi di masyarakat.

"Selama ini banyak masyarakat yang secara teori mengatakan bisa memulasara jenazah, tapi tidak berani melaksanakannya. Atau sebaliknya, berani membantu tapi belum memiliki kemampuan yang cukup. Pelatihan ini hadir untuk menjawab tantangan tersebut," jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat di pedesaan masih sangat bergantung pada para modin atau tokoh agama setempat dalam mengurus jenazah. Oleh karena itu, pelatihan ini sangat bermanfaat untuk mencetak kader-kader baru yang siap membantu di tengah masyarakat.

"Khususnya di kampung-kampung, kader pemulasara jenazah sangat dibutuhkan. Harapannya, setelah pelatihan ini, akan muncul relawan-relawan baru yang bisa membantu masyarakat dengan ilmu dan keberanian," tambahnya.

BAZNAS Kabupaten Boyolali menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini, khususnya kepada KUA Kecamatan Teras, Sawit, Banyudono, Mojosongo dan narasumber pada kegiatan kali ini atas kerja sama yang solid.

Melalui program Boyolali Takwa, BAZNAS terus berkomitmen menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung pada penguatan spiritualitas dan pemberdayaan masyarakat.

17/09/2025 | Kontributor: Humas
BAZNAS Boyolali Wujudkan Pemberdayaan Mustahik Lewat Bantuan Alat Usaha

Boyolali – BAZNAS Kabupaten Boyolali kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemandirian ekonomi mustahik sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi melalui program zakat produktif. Kegiatan penyerahan bantuan ini dilaksanakan dalam dua tahap, bertempat di halaman Kantor BAZNAS Kabupaten Boyolali.

Pada hari Jumat, 16 Mei 2025, BAZNAS Boyolali menyerahkan bantuan alat usaha kepada 16 mustahik dengan total nilai penyaluran sebesar Rp44.119.102. Penyaluran tahap kedua dilaksanakan pada Rabu, 21 Mei 2025, dengan jumlah penerima yang sama, yaitu 16 mustahik, dan total bantuan sebesar Rp41.800.000. Dengan demikian, total penerima bantuan mencapai 32 mustahik dengan nilai bantuan keseluruhan sebesar Rp85.919.102.

Adapun jenis bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi usaha masing-masing mustahik, meliputi:

  1. Gerobak HIK
  2. Mesin obras
  3. Mesin jahit
  4. Perlengkapan alat tukang
  5. Perlengkapan salon
  6. Setrika uap
  7. Alat las

Program bantuan alat usaha ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS Boyolali dalam membantu para mustahik agar dapat mandiri secara ekonomi dan naik kelas menjadi muzakki di masa depan. Selain pemberian bantuan, mustahik juga akan mendapatkan pendampingan untuk memastikan keberlangsungan usaha mereka.

BAZNAS Kabupaten Boyolali mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzaki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Amanah yang Bapak/Ibu titipkan telah kami salurkan kepada para mustahik yang membutuhkan, dalam bentuk bantuan alat usaha yang insyaallah akan mendukung kemandirian ekonomi mereka.

Kami berharap, setiap rupiah yang disalurkan menjadi pemberat amal kebaikan dan mendatangkan keberkahan dalam kehidupan para muzaki. Semoga Allah SWT membalas kebaikan para dermawan dengan limpahan rezeki yang halal, berkah, dan berlipat ganda.

Mari terus kita kuatkan sinergi kebaikan ini, karena dengan zakat yang dikelola secara amanah dan profesional, kita tidak hanya membantu, tapi juga memberdayakan.

10/09/2025 | Kontributor: Humas
BAZNAS Boyolali Salurkan Bantuan Ternak Domba dan Material RTLH di Kecamatan Klego

Boyolali, 3 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Boyolali kembali menyalurkan bantuan program pemberdayaan ekonomi dan sosial. Kegiatan penyerahan berlangsung di Balai Desa Tanjung, Kecamatan Klego.

Bantuan yang diberikan berupa ternak domba beserta kandang kepada 32 penerima manfaat dari Kecamatan Karanggede dan Kecamatan Klego. Setiap mustahik menerima 2 ekor domba dalam kondisi bunting, sehingga diharapkan dapat segera berkembang biak dan meningkatkan nilai ekonomi keluarga. Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp134.400.000.

Selain itu, BAZNAS Kabupaten Boyolali juga menyerahkan bantuan material untuk program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada dua orang mustahik, masing-masing senilai Rp10.000.000.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Forkopimcam Kabupaten Boyolali, Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana, serta seluruh Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS Kabupaten Boyolali.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Boyolali mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS Kabupaten Boyolali yang selama ini sudah berkontribusi membantu secara nyata pembangunan di Kabupaten Boyolali, khususnya dalam pengentasan kemiskinan. Kami berdoa semoga BAZNAS Kabupaten Boyolali semakin maju, semakin bisa memberikan banyak lagi kepada masyarakat melalui program-programnya,” ungkapnya.

Wabup juga berpesan kepada para penerima manfaat agar memanfaatkan bantuan dengan sebaik-baiknya.

“Ini bukan hanya sekadar simbol, tetapi saya minta agar bantuan ini bisa dipelihara dengan baik, dikembangkan, dan memberikan manfaat secara ekonomi. Mari kita buktikan bahwa bantuan ini mampu meningkatkan kesejahteraan bapak-ibu semua, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar,” imbuhnya.

Sementara itu, perwakilan penerima manfaat dari Kelompok Domba Desa Tanjung, Kecamatan Klego, turut menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Kami dari Kelompok Domba Desa Tanjung Kecamatan Klego mengucapkan terima kasih kepada para muzaki dan Pemerintah Kabupaten Boyolali yang sudah memberikan bantuan kepada kami. Semoga ternak domba ini nantinya bermanfaat bagi kami, kelompok dan keluarga kami, serta bisa memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, di Desa Kalinanas, Kecamatan Wonosamodro, BAZNAS Kabupaten Boyolali menyalurkan bantuan rehab RTLH kepada satu penerima manfaat berupa material bangunan rumah senilai Rp10.000.000. BAZNAS Kabupaten Boyolali juga menyerahkan bantuan 10 Paket Logistik Keluarga masing-masing senilai Rp200.000, kepada warga sekitar.

Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Boyolali berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam peningkatan ekonomi keluarga, perbaikan hunian, maupun pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari, sehingga tercipta kesejahteraan yang lebih merata di Kabupaten Boyolali.

10/09/2025 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

BAZNAS RI Menegaskan Bahwa Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG
BAZNAS RI Menegaskan Bahwa Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Menegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG Senin, 23 Februari 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan bahwa dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang terkumpul dari masyarakat tidak akan dialokasikan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan oleh Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, yang menjelaskan bahwa penggunaan dana ZIS memiliki aturan yang sudah jelas dan tidak boleh disviakan dari ketentuan syariat Islam yang berlaku. Rizaludin menegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang disalurkan kepada BAZNAS akan digunakan sepenuhnya untuk kepentingan umat sesuai dengan ketentuan delapan asnaf yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. Ia mengingatkan bahwa ZIS hanya boleh diperuntukkan bagi delapan golongan penerima, antara lain fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharimin, fisabilillah, serta ibnu sabil. Rizaludin juga menjelaskan perbedaan antara program MBG yang didanai oleh anggaran negara dan pengelolaan zakat yang dikelola oleh BAZNAS. Ia menekankan bahwa dana zakat tidak bisa dialihkan untuk program di luar kategori asnaf, termasuk program MBG. Pengelolaan zakat di BAZNAS tetap mengikuti prinsip 3A, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, untuk memastikan bahwa pengelolaan zakat sesuai dengan ajaran agama dan hukum serta mendukung kepentingan bangsa. Rizaludin menambahkan bahwa program pendistribusian dan pendayagunaan ZIS yang dijalankan oleh BAZNAS difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan mengutamakan pengentasan kemiskinan, akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan yang termasuk dalam delapan asnaf. BAZNAS juga menjamin transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana zakat melalui pelaporan dan audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Masyarakat dapat mengakses laporan secara keseluruhan melalui website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id.
BERITA27/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Kabupaten Boyolali Salurkan Bantuan Alat Usaha Senilai Rp40 Juta untuk 13 Mustahik Melalui Program Boyolali Makmur
BAZNAS Kabupaten Boyolali Salurkan Bantuan Alat Usaha Senilai Rp40 Juta untuk 13 Mustahik Melalui Program Boyolali Makmur
Boyolali, 3 Juli 2025 — Sabagai wujud kepedulian terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi mustahik, BAZNAS kabupaten Boyolali kembali menyampaikan amanah dari para muzaki dalam pemberdayaan ekonomi mustahik melalui program Boyolali Makmur. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 3 Juli 2025, bertempat di halaman Kantor BAZNAS Kabupaten Boyolali. Acara diawali dengan pembinaan dan motivasi yang disampaikan langsung oleh Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali. Dalam kesempatan ini, Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali berpesan agar mustahik selalu menjaga kebersihan dagangan, menjual barang yang halal, dan melayani pembeli dengan sikap ramah. "Sekarang ini persaingan usaha sangat ketat, oleh karena itu kita harus lebih aktif, ramah, dan rajin menawarkan dagangan" ujarnya. Tak hanya itu, Ketua BAZNAS juga berpesan agar selain berikhtiar melalui usaha lahir, para mustahik juga memperkuat usaha batin dengan ikut pengajian, memperbanyak doa, dan mengingatkan para mustahik agar tetap menyisihkan sebagian penghasilan untuk berinfak, sebagai bentuk rasa syukur, sehingga usaha yang dijalankan senantiasa mendapatkan keberkahan dan kemudahan dari Allah SWT. Dengan pesan ini, diharapkan para mustahik tidak hanya sukses dalam mengelola usaha, tetapi juga tetap menjaga nilai-nilai keislaman sebagai pedoman dalam setiap langkahnya. Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali, Suyatno juga menambahkan bahwa pemberian bantuan alat usaha ini diiringi pembinaan secara berkala agar para mustahik tidak hanya menerima modal, tetapi juga memiliki pemahaman yang memadai untuk mengelola dan mengembangkan usaha mereka. Setelah pembinaan, dilakukan penyerahan bantuan berupa alat usaha kepada 13 mustahik dengan total nilai sebesar Rp.40.021.880. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung pengembangan usaha yang dijalankan oleh para mustahik, sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan taraf hidup mereka. Melalui program Boyolali Makmur, BAZNAS Kabupaten Boyolali terus berkomitmen untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, mengurangi angka kemiskinan, dan membangun kemandirian ekonomi umat. Kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata bahwa zakat tidak hanya untuk konsumsi, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan mustahik agar mampu mandiri dan berdaya saing. Dengan langkah ini, diharapkan Boyolali dapat semakin maju, makmur, dan sejahtera.
BERITA07/11/2025 | Humas
BAZNAS Boyolali Gelar Pelatihan Pemulasaran Jenazah Bersama 4 KUA Kecamatan
BAZNAS Boyolali Gelar Pelatihan Pemulasaran Jenazah Bersama 4 KUA Kecamatan
BAZNAS Kabupaten Boyolali dalam rangka menjalankan salah satu program unggulan yaitu Boyolali Takwa, BAZNAS Kabupaten Boyolali menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pemulasaran Jenazah yang dilaksanakan selama empat hari, mulai tanggal 16 hingga 19 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan kerjasama BAZNAS Boyolali dengan empat Kantor Urusan Agama (KUA) di tingkat kecamatan, yaitu KUA Teras, KUA Sawit, KUA Banyudono, dan KUA Mojosongo. Pelatihan ini dilaksanakan secara bergilir di masing-masing KUA: KUA Teras pada tanggal 16 Juni 2025 KUA Sawit pada tanggal 17 Juni 2025 KUA Banyudono pada tanggal 18 Juni 2025 KUA Mojosongo pada tanggal 19 Juni 2025 Masing-masing pelatihan diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, takmir masjid dan kader pengurus jenazah di wilayah setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada masyarakat dalam hal pemulasaran jenazah sesuai dengan syariat Islam. Materi yang disampaikan mencakup tata cara memandikan, mengkafani, menshalatkan, dan menguburkan jenazah, yang dipandu oleh narasumber berpengalaman di bidangnya Ustadz Riyanto. Antusiasme peserta sangat tinggi di setiap lokasi pelatihan. Mereka aktif berdiskusi dan mengikuti praktik pemulasaran secara langsung, menjadikan pelatihan ini tidak hanya bersifat teoritis namun juga aplikatif. Ustadz Riyanto, selaku narasumber pelatihan, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk menjawab fenomena yang sering terjadi di masyarakat. "Selama ini banyak masyarakat yang secara teori mengatakan bisa memulasara jenazah, tapi tidak berani melaksanakannya. Atau sebaliknya, berani membantu tapi belum memiliki kemampuan yang cukup. Pelatihan ini hadir untuk menjawab tantangan tersebut," jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa masyarakat di pedesaan masih sangat bergantung pada para modin atau tokoh agama setempat dalam mengurus jenazah. Oleh karena itu, pelatihan ini sangat bermanfaat untuk mencetak kader-kader baru yang siap membantu di tengah masyarakat. "Khususnya di kampung-kampung, kader pemulasara jenazah sangat dibutuhkan. Harapannya, setelah pelatihan ini, akan muncul relawan-relawan baru yang bisa membantu masyarakat dengan ilmu dan keberanian," tambahnya. BAZNAS Kabupaten Boyolali menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini, khususnya kepada KUA Kecamatan Teras, Sawit, Banyudono, Mojosongo dan narasumber pada kegiatan kali ini atas kerja sama yang solid. Melalui program Boyolali Takwa, BAZNAS terus berkomitmen menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung pada penguatan spiritualitas dan pemberdayaan masyarakat.
BERITA17/09/2025 | Humas
BAZNAS Boyolali Wujudkan Pemberdayaan Mustahik Lewat Bantuan Alat Usaha
BAZNAS Boyolali Wujudkan Pemberdayaan Mustahik Lewat Bantuan Alat Usaha
Boyolali – BAZNAS Kabupaten Boyolali kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemandirian ekonomi mustahik sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi melalui program zakat produktif. Kegiatan penyerahan bantuan ini dilaksanakan dalam dua tahap, bertempat di halaman Kantor BAZNAS Kabupaten Boyolali. Pada hari Jumat, 16 Mei 2025, BAZNAS Boyolali menyerahkan bantuan alat usaha kepada 16 mustahik dengan total nilai penyaluran sebesar Rp44.119.102. Penyaluran tahap kedua dilaksanakan pada Rabu, 21 Mei 2025, dengan jumlah penerima yang sama, yaitu 16 mustahik, dan total bantuan sebesar Rp41.800.000. Dengan demikian, total penerima bantuan mencapai 32 mustahik dengan nilai bantuan keseluruhan sebesar Rp85.919.102. Adapun jenis bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi usaha masing-masing mustahik, meliputi: Gerobak HIK Mesin obras Mesin jahit Perlengkapan alat tukang Perlengkapan salon Setrika uap Alat las Program bantuan alat usaha ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS Boyolali dalam membantu para mustahik agar dapat mandiri secara ekonomi dan naik kelas menjadi muzakki di masa depan. Selain pemberian bantuan, mustahik juga akan mendapatkan pendampingan untuk memastikan keberlangsungan usaha mereka. BAZNAS Kabupaten Boyolali mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzaki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Amanah yang Bapak/Ibu titipkan telah kami salurkan kepada para mustahik yang membutuhkan, dalam bentuk bantuan alat usaha yang insyaallah akan mendukung kemandirian ekonomi mereka. Kami berharap, setiap rupiah yang disalurkan menjadi pemberat amal kebaikan dan mendatangkan keberkahan dalam kehidupan para muzaki. Semoga Allah SWT membalas kebaikan para dermawan dengan limpahan rezeki yang halal, berkah, dan berlipat ganda. Mari terus kita kuatkan sinergi kebaikan ini, karena dengan zakat yang dikelola secara amanah dan profesional, kita tidak hanya membantu, tapi juga memberdayakan.
BERITA10/09/2025 | Humas
BAZNAS Boyolali Salurkan Bantuan Ternak Domba dan Material RTLH di Kecamatan Klego
BAZNAS Boyolali Salurkan Bantuan Ternak Domba dan Material RTLH di Kecamatan Klego
Boyolali, 3 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Boyolali kembali menyalurkan bantuan program pemberdayaan ekonomi dan sosial. Kegiatan penyerahan berlangsung di Balai Desa Tanjung, Kecamatan Klego. Bantuan yang diberikan berupa ternak domba beserta kandang kepada 32 penerima manfaat dari Kecamatan Karanggede dan Kecamatan Klego. Setiap mustahik menerima 2 ekor domba dalam kondisi bunting, sehingga diharapkan dapat segera berkembang biak dan meningkatkan nilai ekonomi keluarga. Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp134.400.000. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Boyolali juga menyerahkan bantuan material untuk program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada dua orang mustahik, masing-masing senilai Rp10.000.000. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Forkopimcam Kabupaten Boyolali, Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana, serta seluruh Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS Kabupaten Boyolali. “Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Boyolali mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS Kabupaten Boyolali yang selama ini sudah berkontribusi membantu secara nyata pembangunan di Kabupaten Boyolali, khususnya dalam pengentasan kemiskinan. Kami berdoa semoga BAZNAS Kabupaten Boyolali semakin maju, semakin bisa memberikan banyak lagi kepada masyarakat melalui program-programnya,” ungkapnya. Wabup juga berpesan kepada para penerima manfaat agar memanfaatkan bantuan dengan sebaik-baiknya. “Ini bukan hanya sekadar simbol, tetapi saya minta agar bantuan ini bisa dipelihara dengan baik, dikembangkan, dan memberikan manfaat secara ekonomi. Mari kita buktikan bahwa bantuan ini mampu meningkatkan kesejahteraan bapak-ibu semua, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar,” imbuhnya. Sementara itu, perwakilan penerima manfaat dari Kelompok Domba Desa Tanjung, Kecamatan Klego, turut menyampaikan rasa terima kasihnya. “Kami dari Kelompok Domba Desa Tanjung Kecamatan Klego mengucapkan terima kasih kepada para muzaki dan Pemerintah Kabupaten Boyolali yang sudah memberikan bantuan kepada kami. Semoga ternak domba ini nantinya bermanfaat bagi kami, kelompok dan keluarga kami, serta bisa memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujarnya. Sementara itu, di Desa Kalinanas, Kecamatan Wonosamodro, BAZNAS Kabupaten Boyolali menyalurkan bantuan rehab RTLH kepada satu penerima manfaat berupa material bangunan rumah senilai Rp10.000.000. BAZNAS Kabupaten Boyolali juga menyerahkan bantuan 10 Paket Logistik Keluarga masing-masing senilai Rp200.000, kepada warga sekitar. Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Boyolali berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam peningkatan ekonomi keluarga, perbaikan hunian, maupun pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari, sehingga tercipta kesejahteraan yang lebih merata di Kabupaten Boyolali.
BERITA10/09/2025 | Humas
BAZNAS Boyolali Menyerahkan Beasiswa di Universitas Boyolali
BAZNAS Boyolali Menyerahkan Beasiswa di Universitas Boyolali
Selasa 9/9/25. BAZNAS Kabupaten Boyolali menghadiri undangan Kuliah dan Motivasi bagi mahasiswa dengan tema “Bersatu dan Berkontribusi Untuk Boyolali Yang Lebih Maju Bersama Wakil Bupati Boyolali” yang diselenggarakan oleh Universitas Boyolali (UBY). Kuliah umum yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Boyolali Dwi Fajar Nirwana tersebut dilaksanakan di Graha Amarta Universitas Boyolali. Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekda, Dinas Sosial, Ketua Pengurus Yayasan Bhinneka Karya serta seluruh mahasiswa penerima beasiswa Pemda dan BAZNAS Kabupaten Boyolali. Selain kuliah umum, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan beasiswa secara simbolis dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali bagi 300 mahasiswa asal Boyolali dari angkatan 2023, 2024, dan 2025 dan BAZNAS Kabupaten Boyolali turut menyalurkan bantuan beasiswa untuk 27 mahasiswa semester gasal tahun 2025 dengan total senilai Rp90.450.000. Bantuan ini merupakan tindak lanjut dari program Pemkab Boyolali “Satu Desa Dua Sarjana.” Awalnya, beasiswa direncanakan untuk 30 mahasiswa, namun setelah dilakukan verifikasi, terdapat tiga mahasiswa yang telah menerima beasiswa dari Pemkab, sehingga jumlah penerima dari BAZNAS Kabupaten Boyolali menjadi 27 orang. Wakil Bupati Boyolali dalam sambutannya berpesan kepada seluruh mahasiswa penerima beasiswa agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya sebagai dorongan untuk belajar lebih giat, meraih prestasi, dan pada akhirnya kembali mengabdi di desa masing-masing. “Desa yang maju, desa yang berkembang adalah pilar kemajuan Kabupaten Boyolali. Semoga langkah ini dapat melahirkan generasi sarjana desa yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ujarnya. Pada kesempatan ini, BAZNAS Kabupaten Boyolali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat melalui pemberian beasiswa. Kehadiran BAZNAS bukan hanya sekadar penyalur bantuan, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia Boyolali yang cerdas, berdaya, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
BERITA10/09/2025 | Humas
BAZNAS Boyolali Menyerahkan Beasiswa di Universitas Boyolali
BAZNAS Boyolali Menyerahkan Beasiswa di Universitas Boyolali
Selasa 9/9/25. BAZNAS Kabupaten Boyolali menghadiri undangan Kuliah dan Motivasi bagi mahasiswa dengan tema “Bersatu dan Berkontribusi Untuk Boyolali Yang Lebih Maju Bersama Wakil Bupati Boyolali” yang diselenggarakan oleh Universitas Boyolali (UBY). Kuliah umum yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Boyolali Dwi Fajar Nirwana tersebut dilaksanakan di Graha Amarta Universitas Boyolali. Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekda, Dinas Sosial, Ketua Pengurus Yayasan Bhinneka Karya serta seluruh mahasiswa penerima beasiswa Pemda dan BAZNAS Kabupaten Boyolali. Selain kuliah umum, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan beasiswa secara simbolis dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali bagi 300 mahasiswa asal Boyolali dari angkatan 2023, 2024, dan 2025 dan BAZNAS Kabupaten Boyolali turut menyalurkan bantuan beasiswa untuk 27 mahasiswa semester gasal tahun 2025 dengan total senilai Rp90.450.000. Bantuan ini merupakan tindak lanjut dari program Pemkab Boyolali “Satu Desa Dua Sarjana.” Awalnya, beasiswa direncanakan untuk 30 mahasiswa, namun setelah dilakukan verifikasi, terdapat tiga mahasiswa yang telah menerima beasiswa dari Pemkab, sehingga jumlah penerima dari BAZNAS Kabupaten Boyolali menjadi 27 orang. Wakil Bupati Boyolali dalam sambutannya berpesan kepada seluruh mahasiswa penerima beasiswa agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya sebagai dorongan untuk belajar lebih giat, meraih prestasi, dan pada akhirnya kembali mengabdi di desa masing-masing. “Desa yang maju, desa yang berkembang adalah pilar kemajuan Kabupaten Boyolali. Semoga langkah ini dapat melahirkan generasi sarjana desa yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ujarnya. Pada kesempatan ini, BAZNAS Kabupaten Boyolali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat melalui pemberian beasiswa. Kehadiran BAZNAS bukan hanya sekadar penyalur bantuan, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia Boyolali yang cerdas, berdaya, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
BERITA10/09/2025 | humas
Pembukaan Pelatihan Satpam Kualifikasi Gada Pratama Tingkat Polda Jateng 2025
Pembukaan Pelatihan Satpam Kualifikasi Gada Pratama Tingkat Polda Jateng 2025
Boyolali – Senin, 8 September 2025, bertempat di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Boyolali, dilaksanakan Pembukaan Pelatihan Satpam Kualifikasi Gada Pratama Tingkat Polda Jateng 2025. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama BAZNAS Kabupaten Boyolali dengan PT. Garuda Indonesia Sukses. Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Dirbinmas Polda Jateng, Kombespol Siti Rondhijah, S.Sos., M.Kes. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Sekda Kabupaten Boyolali, Diskopnaker Kabupaten Boyolali, Dinas Sosial Kabupaten Boyolali, Kabag Kesra Sekda Kabupaten Boyolali, Kapolres Boyolali, Komandan Kodim 0724 Boyolali, Satpol PP Boyolali, serta seluruh pimpinan BAZNAS Boyolali. Pelatihan ini diikuti oleh 50 peserta terpilih dari total 85 pendaftar. Proses pendaftaran dibuka mulai 1–22 Agustus 2025 dan dilanjutkan dengan seleksi pada 26 Agustus 2025. Direktur PT. Garuda Indonesia Sukses, E. Rismanto, S.Kel., SH menjelaskan, “Pelatihan Gada Pratama ini dilaksanakan dengan pola pendidikan 140 jam pelajaran yang biasanya dilaksanakan selama 9 hari, meliputi kemampuan dasar untuk menjadi seorang satpam, serta disiapkan untuk mengemban tugas kepolisian terbatas.” Pelatihan akan berlangsung selama 9 hari, mulai 8 hingga 16 September 2025. Adapun pembiayaan kegiatan ini berasal dari dana zakat yang dikelola BAZNAS Kabupaten Boyolali, dengan alokasi sebesar Rp3.500.000 per peserta atau total Rp175.000.000. Kegiatan ini menjadi wujud nyata keterlibatan BAZNAS Kabupaten Boyolali dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui pemanfaatan dana zakat, masyarakat diberikan kesempatan untuk memperoleh keterampilan, pekerjaan yang layak, serta peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
BERITA10/09/2025 | Humas
Pembukaan Pelatihan Satpam Kualifikasi Gada Pratama Tingkat Polda Jateng 2025
Pembukaan Pelatihan Satpam Kualifikasi Gada Pratama Tingkat Polda Jateng 2025
Boyolali – Senin, 8 September 2025, bertempat di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Boyolali, dilaksanakan Pembukaan Pelatihan Satpam Kualifikasi Gada Pratama Tingkat Polda Jateng 2025. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama BAZNAS Kabupaten Boyolali dengan PT. Garuda Indonesia Sukses. Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Dirbinmas Polda Jateng, Kombespol Siti Rondhijah, S.Sos., M.Kes. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Sekda Kabupaten Boyolali, Diskopnaker Kabupaten Boyolali, Dinas Sosial Kabupaten Boyolali, Kabag Kesra Sekda Kabupaten Boyolali, Kapolres Boyolali, Komandan Kodim 0724 Boyolali, Satpol PP Boyolali, serta seluruh pimpinan BAZNAS Boyolali. Pelatihan ini diikuti oleh 50 peserta terpilih dari total 85 pendaftar. Proses pendaftaran dibuka mulai 1–22 Agustus 2025 dan dilanjutkan dengan seleksi pada 26 Agustus 2025. Direktur PT. Garuda Indonesia Sukses, E. Rismanto, S.Kel., SH menjelaskan, “Pelatihan Gada Pratama ini dilaksanakan dengan pola pendidikan 140 jam pelajaran yang biasanya dilaksanakan selama 9 hari, meliputi kemampuan dasar untuk menjadi seorang satpam, serta disiapkan untuk mengemban tugas kepolisian terbatas.” Pelatihan akan berlangsung selama 9 hari, mulai 8 hingga 16 September 2025. Adapun pembiayaan kegiatan ini berasal dari dana zakat yang dikelola BAZNAS Kabupaten Boyolali, dengan alokasi sebesar Rp3.500.000 per peserta atau total Rp175.000.000. Kegiatan ini menjadi wujud nyata keterlibatan BAZNAS Kabupaten Boyolali dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui pemanfaatan dana zakat, masyarakat diberikan kesempatan untuk memperoleh keterampilan, pekerjaan yang layak, serta peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
BERITA09/09/2025 | humas
BAZNAS Boyolali Salurkan Bantuan Ternak Domba dan Material RTLH di Kecamatan Klego
BAZNAS Boyolali Salurkan Bantuan Ternak Domba dan Material RTLH di Kecamatan Klego
Boyolali, 3 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Boyolali kembali menyalurkan bantuan program pemberdayaan ekonomi dan sosial. Kegiatan penyerahan berlangsung di Balai Desa Tanjung, Kecamatan Klego. Bantuan yang diberikan berupa ternak domba beserta kandang kepada 32 penerima manfaat dari Kecamatan Karanggede dan Kecamatan Klego. Setiap mustahik menerima 2 ekor domba dalam kondisi bunting, sehingga diharapkan dapat segera berkembang biak dan meningkatkan nilai ekonomi keluarga. Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp134.400.000. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Boyolali juga menyerahkan bantuan material untuk program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada dua orang mustahik, masing-masing senilai Rp10.000.000. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Forkopimcam Kabupaten Boyolali, Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana, serta seluruh Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS Kabupaten Boyolali. “Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Boyolali mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS Kabupaten Boyolali yang selama ini sudah berkontribusi membantu secara nyata pembangunan di Kabupaten Boyolali, khususnya dalam pengentasan kemiskinan. Kami berdoa semoga BAZNAS Kabupaten Boyolali semakin maju, semakin bisa memberikan banyak lagi kepada masyarakat melalui program-programnya,” ungkapnya. Wabup juga berpesan kepada para penerima manfaat agar memanfaatkan bantuan dengan sebaik-baiknya. “Ini bukan hanya sekadar simbol, tetapi saya minta agar bantuan ini bisa dipelihara dengan baik, dikembangkan, dan memberikan manfaat secara ekonomi. Mari kita buktikan bahwa bantuan ini mampu meningkatkan kesejahteraan bapak-ibu semua, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar,” imbuhnya. Sementara itu, perwakilan penerima manfaat dari Kelompok Domba Desa Tanjung, Kecamatan Klego, turut menyampaikan rasa terima kasihnya. “Kami dari Kelompok Domba Desa Tanjung Kecamatan Klego mengucapkan terima kasih kepada para muzaki dan Pemerintah Kabupaten Boyolali yang sudah memberikan bantuan kepada kami. Semoga ternak domba ini nantinya bermanfaat bagi kami, kelompok dan keluarga kami, serta bisa memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujarnya. Sementara itu, di Desa Kalinanas, Kecamatan Wonosamodro, BAZNAS Kabupaten Boyolali menyalurkan bantuan rehab RTLH kepada satu penerima manfaat berupa material bangunan rumah senilai Rp10.000.000. BAZNAS Kabupaten Boyolali juga menyerahkan bantuan 10 Paket Logistik Keluarga masing-masing senilai Rp200.000, kepada warga sekitar. Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Boyolali berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam peningkatan ekonomi keluarga, perbaikan hunian, maupun pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari, sehingga tercipta kesejahteraan yang lebih merata di Kabupaten Boyolali.
BERITA04/09/2025 | humas
BAZNAS Boyolali Salurkan Bantuan Ternak Domba dan Material RTLH di Kecamatan Klego
BAZNAS Boyolali Salurkan Bantuan Ternak Domba dan Material RTLH di Kecamatan Klego
oyolali, 3 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Boyolali kembali menyalurkan bantuan program pemberdayaan ekonomi dan sosial. Kegiatan penyerahan berlangsung di Balai Desa Tanjung, Kecamatan Klego. Bantuan yang diberikan berupa ternak domba beserta kandang kepada 32 penerima manfaat dari Kecamatan Karanggede dan Kecamatan Klego. Setiap mustahik menerima 2 ekor domba dalam kondisi bunting, sehingga diharapkan dapat segera berkembang biak dan meningkatkan nilai ekonomi keluarga. Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp134.400.000. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Boyolali juga menyerahkan bantuan material untuk program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada dua orang mustahik, masing-masing senilai Rp10.000.000. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Forkopimcam Kabupaten Boyolali, Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana, serta seluruh Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS Kabupaten Boyolali. “Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Boyolali mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS Kabupaten Boyolali yang selama ini sudah berkontribusi membantu secara nyata pembangunan di Kabupaten Boyolali, khususnya dalam pengentasan kemiskinan. Kami berdoa semoga BAZNAS Kabupaten Boyolali semakin maju, semakin bisa memberikan banyak lagi kepada masyarakat melalui program-programnya,” ungkapnya. Wabup juga berpesan kepada para penerima manfaat agar memanfaatkan bantuan dengan sebaik-baiknya. “Ini bukan hanya sekadar simbol, tetapi saya minta agar bantuan ini bisa dipelihara dengan baik, dikembangkan, dan memberikan manfaat secara ekonomi. Mari kita buktikan bahwa bantuan ini mampu meningkatkan kesejahteraan bapak-ibu semua, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar,” imbuhnya. Sementara itu, perwakilan penerima manfaat dari Kelompok Domba Desa Tanjung, Kecamatan Klego, turut menyampaikan rasa terima kasihnya. “Kami dari Kelompok Domba Desa Tanjung Kecamatan Klego mengucapkan terima kasih kepada para muzaki dan Pemerintah Kabupaten Boyolali yang sudah memberikan bantuan kepada kami. Semoga ternak domba ini nantinya bermanfaat bagi kami, kelompok dan keluarga kami, serta bisa memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujarnya. Sementara itu, di Desa Kalinanas, Kecamatan Wonosamodro, BAZNAS Kabupaten Boyolali menyalurkan bantuan rehab RTLH kepada satu penerima manfaat berupa material bangunan rumah senilai Rp10.000.000. BAZNAS Kabupaten Boyolali juga menyerahkan bantuan 10 Paket Logistik Keluarga masing-masing senilai Rp200.000, kepada warga sekitar. Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Boyolali berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam peningkatan ekonomi keluarga, perbaikan hunian, maupun pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari, sehingga tercipta kesejahteraan yang lebih merata di Kabupaten Boyolali.
BERITA03/09/2025 | Humas
BAZNAS Boyolali Gelar Pelatihan dan Serahkan Bantuan Ternak Domba di Desa Karangkepoh
BAZNAS Boyolali Gelar Pelatihan dan Serahkan Bantuan Ternak Domba di Desa Karangkepoh
Rabu, 27 Agustus 2025 — BAZNAS Kabupaten Boyolali kembali menyalurkan program pemberdayaan ekonomi melalui kegiatan pelatihan dan penyerahan bantuan ternak domba. Kegiatan ini dipusatkan di Kantor Desa Karangkepoh, Kecamatan Karanggede, dan diikuti oleh 32 penerima manfaat dalam kegiatan ini. Dari jumlah tersebut, 15 orang berasal dari Kecamatan Karanggede yang tidak hanya mengikuti pelatihan budidaya tetapi juga langsung menerima bantuan ternak domba. Sementara itu, 17 orang dari Kecamatan Klego turut hadir untuk mengikuti pelatihan budidaya domba. Untuk bantuan ternaknya, mereka akan mendapat giliran pada tahap berikutnya. Kegiatan ini diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari Kepala Desa Karangkepoh dan Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali. Setelah itu, peserta mendapatkan materi pelatihan budidaya domba yang disampaikan oleh narasumber dari Bhineka Farm. Melalui pelatihan ini, para peserta mendapatkan ilmu seputar cara beternak domba yang baik—mulai dari ngurus pakan, kandang, hingga tips agar dombanya sehat dan berkembang. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Boyolali dalam memperluas sektor pemberdayaan ekonomi, tidak hanya melalui bantuan alat usaha, tetapi juga melalui penguatan usaha peternakan. Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali menegaskan bahwa program ini tidak hanya berhenti pada penyerahan bantuan, tetapi akan diikuti dengan pendampingan secara berkala agar usaha budidaya domba dapat berkembang dan memberi manfaat jangka panjang. Sebagai penutup, dilakukan penyerahan simbolis bantuan ternak domba kepada 15 mustahik dari Desa Karangkepoh yang masing-masing menerima 2 ekor domba dalam keadaan bunting. Bantuan ini diberikan sebagai upaya nyata BAZNAS Kabupaten Boyolali dalam mendorong kemandirian ekonomi melalui sektor peternakan, sekaligus membuka peluang usaha baru yang berkelanjutan. Salah satu penerima manfaat, Sutikno mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima. “Terima kasih kepada para muzaki. Semoga kedepannya bisa meningkatkan perekonomian keluarga kami” ujarnya. BAZNAS Kabupaten Boyolali akan terus mendorong program-program berbasis potensi lokal yang mampu memberikan solusi jangka panjang bagi mustahik. Melalui pendekatan ini, zakat tidak hanya menjadi alat bantu, tapi juga pendorong transformasi sosial dan ekonomi. BAZNAS Kabupaten Boyolali juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada para muzaki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Karena berkat kalian, kebaikan kayak seperti ini bisa terus berjalan Mari terus sama-sama kita hadirkan manfaat. BAZNAS Kabupaten Boyolali – dari kita, untuk mereka.
BERITA02/09/2025 | humas
Seleksi Calon Peserta Pelatihan Satpam Garda Pratama di Boyolali
Seleksi Calon Peserta Pelatihan Satpam Garda Pratama di Boyolali
Boyolali, Selasa 26 Agustus 2025 – Profesi Satuan Pengamanan (Satpam) bukan sekadar menjaga pintu atau gerbang. Satpam dituntut memiliki kompetensi dalam pencegahan, deteksi dini, melindungi, melapor, hingga mengontrol berbagai potensi pelanggaran, mulai dari penyusupan, pencurian, hingga ancaman bahaya fisik. Profesi ini menjadi garda terdepan dalam memberikan rasa aman di pusat perbelanjaan, rumah sakit, sekolah, instansi pemerintah, hingga perkantoran. Di Kabupaten Boyolali, yang saat ini terus berkembang dengan pembangunan dan investasi industri berskala besar maupun menengah, kebutuhan akan tenaga Satpam kualifikasi Garda Pratama semakin meningkat. Melihat peluang kerja yang besar tersebut, BAZNAS Kabupaten Boyolali berkolaborasi dengan PT. Garuda Indonesia Sukses untuk menyelenggarakan pelatihan Satpam bagi masyarakat Boyolali. Seleksi calon peserta pelatihan Satpam Garda Pratama dilaksanakan pada Selasa, 26 Agustus 2025 di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Boyolali, dengan instruktur dan pelatih dari PT. Garuda Indonesia Sukses. Program ini merupakan bagian dari Rencana Kerja Anggaran Tahunan BAZNAS Kabupaten Boyolali, dengan sasaran 50 mustahik berusia produktif antara 18–35 tahun. Melalui pelatihan ini, peserta akan dibekali keterampilan serta sertifikasi resmi sehingga siap kerja dan memiliki daya saing di bidang pengamanan. Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu mencetak tenaga Satpam baru yang profesional sekaligus menjadi jalan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Pelatihan Satpam ini bukan hanya membuka peluang kerja, tetapi juga menjadi salah satu ikhtiar BAZNAS dalam menurunkan angka kemiskinan di Boyolali,” ungkapnya. Sementara itu, Direktur PT. Garuda Indonesia Sukses E. Rismanto, S.Kel., SH memberikan pesan khusus kepada peserta yang lolos seleksi. “Untuk peserta yang nantinya dinyatakan lolos, segera mempersiapkan diri mengikuti pelatihan dan bisa mengikuti pelatihan 100%. Karena kita berlatih tidak hanya sekadar mencari ijazah atau KTS Satpam saja, tetapi memang diharapkan lulusannya nanti siap diserap di dunia kerja. Dengan begitu, tujuan dari pembiayaan pelatihan ini bisa tepat sasaran, memberikan manfaat kepada umat, serta kepada para mustahik yang difasilitasi BAZNAS Kabupaten Boyolali,” tegasnya. Dengan adanya program ini, para peserta diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan yang ada sehingga ke depan dapat meningkatkan pendapatan sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih aman dan tertib di Boyolali.
BERITA29/08/2025 | humas
BAZNAS Boyolali Gelar Pelatihan dan Serahkan Bantuan Ternak Domba di Desa Karangkepoh
BAZNAS Boyolali Gelar Pelatihan dan Serahkan Bantuan Ternak Domba di Desa Karangkepoh
Rabu, 27 Agustus 2025 — BAZNAS Kabupaten Boyolali kembali menyalurkan program pemberdayaan ekonomi melalui kegiatan pelatihan dan penyerahan bantuan ternak domba. Kegiatan ini dipusatkan di Kantor Desa Karangkepoh, Kecamatan Karanggede, dan diikuti oleh 32 penerima manfaat dalam kegiatan ini. Dari jumlah tersebut, 15 orang berasal dari Kecamatan Karanggede yang tidak hanya mengikuti pelatihan budidaya tetapi juga langsung menerima bantuan ternak domba. Sementara itu, 17 orang dari Kecamatan Klego turut hadir untuk mengikuti pelatihan budidaya domba. Untuk bantuan ternaknya, mereka akan mendapat giliran pada tahap berikutnya. Kegiatan ini diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari Kepala Desa Karangkepoh dan Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali. Setelah itu, peserta mendapatkan materi pelatihan budidaya domba yang disampaikan oleh narasumber dari Bhineka Farm. Melalui pelatihan ini, para peserta mendapatkan ilmu seputar cara beternak domba yang baik—mulai dari ngurus pakan, kandang, hingga tips agar dombanya sehat dan berkembang. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Boyolali dalam memperluas sektor pemberdayaan ekonomi, tidak hanya melalui bantuan alat usaha, tetapi juga melalui penguatan usaha peternakan. Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali menegaskan bahwa program ini tidak hanya berhenti pada penyerahan bantuan, tetapi akan diikuti dengan pendampingan secara berkala agar usaha budidaya domba dapat berkembang dan memberi manfaat jangka panjang. Sebagai penutup, dilakukan penyerahan simbolis bantuan ternak domba kepada 15 mustahik dari Desa Karangkepoh yang masing-masing menerima 2 ekor domba dalam keadaan bunting. Bantuan ini diberikan sebagai upaya nyata BAZNAS Kabupaten Boyolali dalam mendorong kemandirian ekonomi melalui sektor peternakan, sekaligus membuka peluang usaha baru yang berkelanjutan. Salah satu penerima manfaat, Sutikno mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima. “Terima kasih kepada para muzaki. Semoga kedepannya bisa meningkatkan perekonomian keluarga kami” ujarnya. BAZNAS Kabupaten Boyolali akan terus mendorong program-program berbasis potensi lokal yang mampu memberikan solusi jangka panjang bagi mustahik. Melalui pendekatan ini, zakat tidak hanya menjadi alat bantu, tapi juga pendorong transformasi sosial dan ekonomi. BAZNAS Kabupaten Boyolali juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada para muzaki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Karena berkat kalian, kebaikan kayak seperti ini bisa terus berjalan Mari terus sama-sama kita hadirkan manfaat. BAZNAS Kabupaten Boyolali – dari kita, untuk mereka.
BERITA27/08/2025 | Humas
Seleksi Calon Peserta Pelatihan Satpam Garda Pratama di Boyolali
Seleksi Calon Peserta Pelatihan Satpam Garda Pratama di Boyolali
Boyolali, Selasa 26 Agustus 2025 – Profesi Satuan Pengamanan (Satpam) bukan sekadar menjaga pintu atau gerbang. Satpam dituntut memiliki kompetensi dalam pencegahan, deteksi dini, melindungi, melapor, hingga mengontrol berbagai potensi pelanggaran, mulai dari penyusupan, pencurian, hingga ancaman bahaya fisik. Profesi ini menjadi garda terdepan dalam memberikan rasa aman di pusat perbelanjaan, rumah sakit, sekolah, instansi pemerintah, hingga perkantoran. Di Kabupaten Boyolali, yang saat ini terus berkembang dengan pembangunan dan investasi industri berskala besar maupun menengah, kebutuhan akan tenaga Satpam kualifikasi Garda Pratama semakin meningkat. Melihat peluang kerja yang besar tersebut, BAZNAS Kabupaten Boyolali berkolaborasi dengan PT. Garuda Indonesia Sukses untuk menyelenggarakan pelatihan Satpam bagi masyarakat Boyolali. Seleksi calon peserta pelatihan Satpam Garda Pratama dilaksanakan pada Selasa, 26 Agustus 2025 di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Boyolali, dengan instruktur dan pelatih dari PT. Garuda Indonesia Sukses. Program ini merupakan bagian dari Rencana Kerja Anggaran Tahunan BAZNAS Kabupaten Boyolali, dengan sasaran 50 mustahik berusia produktif antara 18–35 tahun. Melalui pelatihan ini, peserta akan dibekali keterampilan serta sertifikasi resmi sehingga siap kerja dan memiliki daya saing di bidang pengamanan. Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu mencetak tenaga Satpam baru yang profesional sekaligus menjadi jalan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Pelatihan Satpam ini bukan hanya membuka peluang kerja, tetapi juga menjadi salah satu ikhtiar BAZNAS dalam menurunkan angka kemiskinan di Boyolali,” ungkapnya. Sementara itu, Direktur PT. Garuda Indonesia Sukses E. Rismanto, S.Kel., SH memberikan pesan khusus kepada peserta yang lolos seleksi. “Untuk peserta yang nantinya dinyatakan lolos, segera mempersiapkan diri mengikuti pelatihan dan bisa mengikuti pelatihan 100%. Karena kita berlatih tidak hanya sekadar mencari ijazah atau KTS Satpam saja, tetapi memang diharapkan lulusannya nanti siap diserap di dunia kerja. Dengan begitu, tujuan dari pembiayaan pelatihan ini bisa tepat sasaran, memberikan manfaat kepada umat, serta kepada para mustahik yang difasilitasi BAZNAS Kabupaten Boyolali,” tegasnya. Dengan adanya program ini, para peserta diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan yang ada sehingga ke depan dapat meningkatkan pendapatan sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih aman dan tertib di Boyolali.
BERITA26/08/2025 | Humas
BAZNAS Kabupaten Boyolali Sampaikan Laporan Tengah Tahun 2025 kepada Bupati Boyolali
BAZNAS Kabupaten Boyolali Sampaikan Laporan Tengah Tahun 2025 kepada Bupati Boyolali
Boyolali – Pada Rabu, 30 Juli 2025, BAZNAS Kabupaten Boyolali secara resmi menyampaikan Laporan Tengah Tahun 2025 kepada Bupati Boyolali, bertempat di Kantor Bupati Boyolali. Penyampaian laporan ini dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali bersama seluruh Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali, sebagai bentuk pelaksanaan kewajiban sesuai Peraturan BAZNAS Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pelaporan Pelaksanaan Pengelolaan Zakat, yang mewajibkan pengelola zakat untuk menyampaikan laporan setiap enam bulan dan di akhir tahun. Laporan tersebut mencakup berbagai aspek pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) selama periode Januari hingga Juni 2025. Di dalamnya termuat capaian pengumpulan dana dari berbagai sektor, termasuk dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat umum, serta realisasi pendistribusian dan pendayagunaan kepada para mustahik. Seluruh program pendistribusian dan pendayagunaan dilaksanakan berdasarkan prinsip 3A, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, guna memastikan bahwa dana zakat dikelola secara profesional, akuntabel, dan tepat sasaran. Dalam pelaksanaan program pendayagunaan, BAZNAS Kabupaten Boyolali memberikan pelatihan teknis dan manajerial kepada mustahik sebelum bantuan diberikan. Setelah bantuan disalurkan, dilakukan monitoring secara berkala yang disertai dengan pembinaan rohani, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi sekaligus keimanan para penerima manfaat. Melalui penyampaian Laporan Tengah Tahun ini, BAZNAS Kabupaten Boyolali menegaskan komitmennya dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Boyolali untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang optimal.
BERITA30/07/2025 | Humas
BAZNAS Kabupaten Boyolali Sampaikan Laporan Tengah Tahun 2025 kepada Bupati Boyolali
BAZNAS Kabupaten Boyolali Sampaikan Laporan Tengah Tahun 2025 kepada Bupati Boyolali
Boyolali – Pada Rabu, 30 Juli 2025, BAZNAS Kabupaten Boyolali secara resmi menyampaikan Laporan Tengah Tahun 2025 kepada Bupati Boyolali, bertempat di Kantor Bupati Boyolali. Penyampaian laporan ini dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali bersama seluruh Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali, sebagai bentuk pelaksanaan kewajiban sesuai Peraturan BAZNAS Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pelaporan Pelaksanaan Pengelolaan Zakat, yang mewajibkan pengelola zakat untuk menyampaikan laporan setiap enam bulan dan di akhir tahun. Laporan tersebut mencakup berbagai aspek pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) selama periode Januari hingga Juni 2025. Di dalamnya termuat capaian pengumpulan dana dari berbagai sektor, termasuk dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat umum, serta realisasi pendistribusian dan pendayagunaan kepada para mustahik. Seluruh program pendistribusian dan pendayagunaan dilaksanakan berdasarkan prinsip 3A, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, guna memastikan bahwa dana zakat dikelola secara profesional, akuntabel, dan tepat sasaran. Dalam pelaksanaan program pendayagunaan, BAZNAS Kabupaten Boyolali memberikan pelatihan teknis dan manajerial kepada mustahik sebelum bantuan diberikan. Setelah bantuan disalurkan, dilakukan monitoring secara berkala yang disertai dengan pembinaan rohani, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi sekaligus keimanan para penerima manfaat. Melalui penyampaian Laporan Tengah Tahun ini, BAZNAS Kabupaten Boyolali menegaskan komitmennya dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Boyolali untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang optimal.
BERITA30/07/2025 | humas
Sinergi BAZNAS Kabupaten Boyolali dan Pemkab Boyolali, Bantu Warga Terdampak Kebakaran dan Rumah Roboh
Sinergi BAZNAS Kabupaten Boyolali dan Pemkab Boyolali, Bantu Warga Terdampak Kebakaran dan Rumah Roboh
Boyolali – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Boyolali terus menunjukkan komitmennya dalam merespon cepat musibah yang menimpa masyarakat. Bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Boyolali, melalui Dinas Sosial, BAZNAS menyalurkan bantuan kebencanaan kepada dua warga terdampak, pada Senin (28/7/2025). Bantuan berupa material bangunan masing-masing senilai Rp10 juta diserahkan langsung oleh Ketua dan Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Boyolali bersama Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana, didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Boyolali. Penerima bantuan yakni Bapak Sunarno, warga Dukuh Bumirejo, Desa Sampetan, Kecamatan Gladagsari, yang rumahnya terbakar pada Jumat (25/7/2025), serta Bapak Mukiyi, warga Dukuh Krambilsawit, Desa Talakbroto, Kecamatan Simo, yang rumah bambunya roboh pada Sabtu (26/7/2025). Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali, Jamal Yazid, menyampaikan bahwa dana bantuan ini berasal dari zakat kebencanaan yang dikelola oleh BAZNAS. “Harapannya bisa meringankan beban warga yang terdampak musibah. Ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama,” ujarnya. Selain bantuan dari BAZNAS, Dinas Sosial juga menyalurkan bantuan jaminan hidup (jadup) berupa paket sembako dan perlengkapan tidur seperti kasur, bantal, selimut, dan terpal. Wakil Bupati Boyolali menambahkan bahwa musibah ini berkaitan erat dengan kondisi kemiskinan ekstrem yang masih terjadi di Boyolali. “Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk menyalurkan bantuan, tetapi juga mendengarkan langsung aspirasi warga. Kita akan terus berupaya mengatasi persoalan kemiskinan dengan cepat dan tepat,” ujarnya. BAZNAS Boyolali berharap sinergi lintas lembaga ini dapat menjadi solusi nyata dan cepat dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
BERITA28/07/2025 | Humas
Sinergi BAZNAS Kabupaten Boyolali dan Pemkab Boyolali, Bantu Warga Terdampak Kebakaran dan Rumah Roboh
Sinergi BAZNAS Kabupaten Boyolali dan Pemkab Boyolali, Bantu Warga Terdampak Kebakaran dan Rumah Roboh
Boyolali – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Boyolali terus menunjukkan komitmennya dalam merespon cepat musibah yang menimpa masyarakat. Bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Boyolali, melalui Dinas Sosial, BAZNAS menyalurkan bantuan kebencanaan kepada dua warga terdampak, pada Senin (28/7/2025). Bantuan berupa material bangunan masing-masing senilai Rp10 juta diserahkan langsung oleh Ketua dan Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Boyolali bersama Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana, didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Boyolali. Penerima bantuan yakni Bapak Sunarno, warga Dukuh Bumirejo, Desa Sampetan, Kecamatan Gladagsari, yang rumahnya terbakar pada Jumat (25/7/2025), serta Bapak Mukiyi, warga Dukuh Krambilsawit, Desa Talakbroto, Kecamatan Simo, yang rumah bambunya roboh pada Sabtu (26/7/2025). Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali, Jamal Yazid, menyampaikan bahwa dana bantuan ini berasal dari zakat kebencanaan yang dikelola oleh BAZNAS. “Harapannya bisa meringankan beban warga yang terdampak musibah. Ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama,” ujarnya. Selain bantuan dari BAZNAS, Dinas Sosial juga menyalurkan bantuan jaminan hidup (jadup) berupa paket sembako dan perlengkapan tidur seperti kasur, bantal, selimut, dan terpal. Wakil Bupati Boyolali menambahkan bahwa musibah ini berkaitan erat dengan kondisi kemiskinan ekstrem yang masih terjadi di Boyolali. “Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk menyalurkan bantuan, tetapi juga mendengarkan langsung aspirasi warga. Kita akan terus berupaya mengatasi persoalan kemiskinan dengan cepat dan tepat,” ujarnya. BAZNAS Boyolali berharap sinergi lintas lembaga ini dapat menjadi solusi nyata dan cepat dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
BERITA26/07/2025 | humas
Khitan Ceria Anak Sholeh 2025: Wujud Kepedulian BAZNAS Boyolali untuk Anak Kurang Mampu
Khitan Ceria Anak Sholeh 2025: Wujud Kepedulian BAZNAS Boyolali untuk Anak Kurang Mampu
BAZNAS Kabupaten Boyolali kembali menggelar kegiatan Khitan Ceria Anak Sholeh 2025 yang berlangsung pada Rabu, 2 Juli 2025 di Kantor Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama dengan TP-PKK Kabupaten Boyolali dan PPNI Kabupaten Boyolali, sebagai bentuk kepedulian kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Boyolali, Agus Irawan, Ketua TP-PKK Kabupaten Boyolali, Kepala Dispermasdes Kabupaten Boyolali, Kepala Disdukcapil Kabupaten Boyolali, Ketua PPNI Kabupaten Boyolali, Camat Ngemplak, Jajaran Forkompinca Kecamatan Ngemplak, Kepala Desa Sindon Kecamatan Ngemplak, serta para orang tua dan keluarga peserta khitan. Program ini semula menargetkan 100 peserta. Hingga penutupan pendaftaran, tercatat sebanyak 102 peserta yang mendaftar dengan total senilai Rp.107.687.045,- Setiap peserta mendapatkan fasilitas berupa biaya khitan gratis, tas sekolah, alat tulis, baju koko, peci, sarung, dan uang saku senilai Rp250.000. Selain kegiatan khitan massal, BAZNAS Kabupaten Boyolali juga menyalurkan santunan Anak Yatim kepada 52 penerima, masing-masing mendapatkan Rp250.000 dengan total bantuan sebesar Rp13 juta. Seluruh biaya kegiatan ini bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Boyolali. Ketua BAZNAS Kabupaten Boyolali Jamal Yazid dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu keluarga kurang mampu dalam mengkhitankan anaknya serta menyiapkan generasi muda yang sehat dan sholeh. “Tujuan khitanan massal ini adalah membantu keluarga yang kurang mampu untuk mengkhitankan anaknya secara mandiri. Yang kedua, bagaimana menyempurnakan keislaman anak itu sendiri dan untuk menyiapkan generasi muda yang sehat. Karena dengan khitan, akan terjamin kesehatannya,” jelas beliau. Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada para muzaki (orang-orang yang berzakat) yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas Kabupaten Boyolali. Sementara itu, Bupati Boyolali, Agus Irawan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih. Untuk anak-anakku yang hari ini mengikuti khitan, saya ucapkan selamat. Kalian adalah anak-anak hebat, berani, dan kelak InsyaAllah menjadi anak-anak yang sholeh yang membanggakan keluarga, masyarakat, dan juga agama,” ungkapnya. Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Boyolali atas sinergi yang telah terjalin. “Untuk BAZNAS, terima kasih. Semoga nanti kita ke depannya akan banyak berkolaborasi dengan program-program kita bersama, yang nantinya kita harapkan sangat bermanfaat untuk seluruh keluarga masyarakat Boyolali,” tambahnya. Tidak lupa, Ketua TP-PKK Kabupaten Boyolali, Dita Agus Irawan, juga turut menyampaikan apresiasi dan harapannya terhadap pelaksanaan kegiatan Khitan Ceria Anak Sholeh 2025. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan Khitan Ceria Anak Sholeh 2025, semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat semua dan saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Boyolali atas kerjasamanya dengan TP-PKK sehingga acara dapat terlaksana dengan lancar” tuturnya. Melalui Khitan Ceria Anak Sholeh, BAZNAS Kabupaten Boyolali berharap dapat terus hadir, mendukung, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Boyolali, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
BERITA07/07/2025 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kabupaten Boyolali.

Lihat Daftar Rekening →